Sebuah kesalahpahaman sepele saat hendak membeli sarapan berujung pada tragedi kemanusiaan yang memilukan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Hanya karena merasa tersinggung akibat pelayanan yang dinilai kurang memuaskan, sekelompok pemuda menyulut bentrokan massal yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Peristiwa berdarah ini pecah di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, pada Minggu pagi, 26 Juni 2026, mengubah suasana akhir pekan yang tenang menjadi mencekam dalam sekejap.
Kronologi kejadian bermula ketika beberapa orang mendatangi sebuah warung nasi uduk dengan maksud mengisi perut di pagi hari. Namun, interaksi antara pembeli dan penjual tersebut tidak berjalan mulus. Merasa tidak dilayani dengan baik, kelompok pembeli ini meluapkan kekesalan mereka dengan cara menggeber gas sepeda motor saat meninggalkan lokasi. Tidak berhenti di situ, mereka segera kembali dengan membawa rombongan teman-temannya untuk melakukan aksi balas dendam dengan merusak gerobak jualan milik pedagang tersebut.








