Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan bantuan sebanyak 1.000 beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan pendidikan ini dialokasikan khusus untuk mahasiswa yang keluarganya menjadi korban terdampak bencana gempa bumi di NTT.
Pada penyaluran tahap pertama, setiap mahasiswa penerima manfaat akan mendapatkan bantuan senilai Rp1 juta per bulan. Skema pemberian dana pendidikan ini direncanakan berjalan selama tiga bulan.
Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Pascagempa M 7,7 di Nagekeo NTT

Adapun sasaran utama dari program beasiswa ini adalah para mahasiswa asal wilayah terdampak gempa di NTT yang saat ini sedang menempuh studi di luar daerah asal mereka. Langkah ini diharapkan dapat membantu kelangsungan kuliah mereka di tengah situasi darurat.
Rencana penyaluran bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad. Pernyataan ini disampaikan saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Posko Golo Conggo yang berlokasi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Senin (24/8).
Respons Gempa NTT Diperkuat, Bantuan Jangkau 3 Desa Terdampak

Untuk merealisasikan program bantuan bagi seribu mahasiswa tersebut, Baznas akan melakukan penggalangan dana. Proses penghimpunan dana ini akan dijalankan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan menggandeng jaringan mitra resmi Baznas.






