apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Internasional

Banjir dan Longsor di Nepal, Lebih dari 500 Orang Tewas, 1.500 Hilang

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 29 Agu 2026 - 11.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Banjir dan Longsor di Nepal, Lebih dari 500 Orang Tewas, 1.500 Hilang
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Keluarga korban banjir bandang di Nepal kini dilingkupi kecemasan mendalam di tengah upaya pencarian kerabat mereka yang hilang. Di luar sebuah kamar jenazah di Kathmandu, kerumunan warga berkumpul untuk mencermati foto-foto korban tewas akibat banjir dan tanah longsor yang ditempel di gerbang luar untuk keperluan identifikasi. Sementara itu, di pusat pelatihan militer yang berlokasi di Nuwakot, para kerabat korban dengan raut duka terus memeriksa papan pengumuman, mencari nama anggota keluarga mereka pada daftar orang hilang yang dipasang oleh tim penyelamat.

Hingga saat ini, tim penyelamat masih terus berupaya mencari hampir 1.500 orang yang dilaporkan hilang. Pihak Kepolisian Nepal pada Jumat menyatakan bahwa jumlah korban tewas akibat bencana ini telah mencapai lebih dari 500 orang. Di luar angka kematian tersebut, hampir 1.000 orang lainnya masih dinyatakan belum diketahui keberadaannya, baik di wilayah Nepal maupun di wilayah Tibet, China. Berdasarkan data pihak berwenang, sedikitnya 540 orang di antara korban yang hilang tersebut merupakan warga negara asing.

Baca Juga

Mengenal Haakon VIII, Raja Baru Norwegia

Mengenal Haakon VIII, Raja Baru Norwegia

Untuk mempercepat proses evakuasi, petugas di lapangan telah mengerahkan berbagai alat berat pada hari Jumat guna mengeruk material lumpur tebal di kawasan Trishuli. Fokus pencarian saat ini tersebar di wilayah Nepal dan Tibet setelah longsoran lumpur serta batu jatuh dan masuk ke aliran sungai di kawasan Pegunungan Himalaya pada Rabu (26/8).

Bencana dahsyat ini bermula ketika sebuah gletser runtuh pada Rabu pagi. Runtuhnya gletser tersebut memicu aliran air yang sangat deras, membawa material bebatuan, es, lumpur, serta puing-puing langsung ke dalam sistem sungai di kawasan Himalaya. Arus banjir bandang ini kemudian menyapu kawasan di sepanjang rute yang menghubungkan kota Kathmandu dengan Lhasa.

Baca Juga

Banjir Bandang di Himalaya, Korban Tewas Bertambah, Operasi Penyelamatan Sempat Terhenti

Banjir Bandang di Himalaya, Korban Tewas Bertambah, Operasi Penyelamatan Sempat Terhenti

Selain merenggut ratusan nyawa, terjangan banjir bandang juga melumpuhkan infrastruktur penting di wilayah perbatasan. Sejumlah pembangkit listrik, jalan raya, dan jembatan di sepanjang rute Kathmandu-Lhasa dilaporkan hancur diterjang arus banjir.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Ditjen Dukcapil Tuntaskan Urusan Adminduk Warga Terdampak Gempa di Manggarai NTTMengenal Haakon VIII, Raja Baru NorwegiaBanjir Bandang di Himalaya, Korban Tewas Bertambah, Operasi Penyelamatan Sempat TerhentiTrump Umumkan AS Kuasai 65 Miliar Barel Minyak VenezuelaBI Beberkan Alasan Kredit Perbankan Tumbuh Lebih Kencang dari DPKPelawak dan Seniman Ketoprak Senior Topan Sugianto Meninggal Dunia di Usia 71 TahunTips Aman Menggunakan Paylater dan Batasan Cicilan Bulanan Menurut OJKTitiek Soeharto Sambut 21 Peraih Nobel Laureates di Tambling

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap