apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Internasional

Ancaman Gelombang Panas Ekstrem Membayangi Asia hingga Eropa akibat Penguatan El Nino

Togar PanjaitanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 17.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ancaman Gelombang Panas Ekstrem Membayangi Asia hingga Eropa akibat Penguatan El Nino
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) secara resmi memperingatkan bahwa fenomena iklim El Nino saat ini tengah mengalami penguatan yang sangat pesat. Fenomena periodik ini diproyeksikan akan mendominasi pola cuaca global dalam beberapa bulan ke depan. Akibatnya, risiko terjadinya gelombang panas, kekeringan parah, hingga bencana banjir diperkirakan meningkat drastis di berbagai belahan dunia.

Menurut data yang dirilis oleh WMO, suhu di atas normal diperkirakan akan menyelimuti hampir seluruh daratan bumi. Salah satu indikator utamanya adalah lonjakan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik Tengah yang diproyeksikan melonjak hingga lebih dari 2,9 derajat Celsius di atas ambang batas normal. Menanggapi kondisi mengkhawatirkan ini, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan bahwa El Nino yang kian menguat ini seolah menambah bahan bakar pada planet bumi yang memang sudah membara. Guterres pun menyerukan penghentian mendesak untuk seluruh proyek baru batu bara, minyak bumi, dan gas guna menekan laju pemanasan global.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Dalam proyeksi cuaca tersebut, WMO mengidentifikasi bahwa sinyal panas paling intens diperkirakan membentang di wilayah Afrika, Eropa bagian selatan, anak benua India, Asia Timur, hingga Amerika Selatan. Di kawasan Eropa, dampaknya sudah memicu situasi darurat di beberapa negara. Kementerian Kesehatan Italia, misalnya, telah menetapkan status siaga tinggi di 19 kota termasuk Roma akibat terjangan gelombang panas ekstrem yang membahayakan kesehatan warga.

Baca Juga

Pesan Inspiratif Tyrone Mings untuk Anak Indonesia, Nikmati Permainan dan Berani Bermimpi

Pesan Inspiratif Tyrone Mings untuk Anak Indonesia, Nikmati Permainan dan Berani Bermimpi

Negara Eropa lainnya seperti Spanyol juga mencatat dampak yang sangat fatal. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan bahwa terdapat sekitar 3.800 kematian yang disebabkan oleh gelombang panas pada tahun 2026. Guna melindungi warganya dari suhu menyengat, Pemerintah Spanyol telah mengalokasikan dana sebesar Rp205 miliar untuk membiayai penyediaan Climate Shelters atau tempat perlindungan iklim bagi masyarakat.

Situasi darurat ini juga memicu bencana kebakaran hutan yang merenggut korban jiwa dan memicu insiden berbahaya lainnya. Di Kreta, Yunani, dua petugas pemadam kebakaran dilaporkan tewas saat berupaya menjinakkan kobaran api di tengah suhu ekstrem. Sementara di wilayah Gironde, Prancis, kebakaran hutan hebat menyebabkan ratusan peluru meriam sisa Perang Dunia II meledak. Ledakan tersebut bahkan membuat satu proyektil meluncur dan menghantam rumah milik warga setempat.

Baca Juga

Melestarikan Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaa Qawiyyu di Jatinom untuk Menggerakkan Ekonomi Lokal

Melestarikan Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaa Qawiyyu di Jatinom untuk Menggerakkan Ekonomi Lokal

Beralih ke wilayah Asia, ancaman serupa juga membayangi wilayah Asia Timur. Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency atau JMA) memperkirakan bahwa gelombang panas ekstrem akan kembali melanda sebagian besar wilayah negara tersebut pada hari Rabu (22/7). Peringatan ini memaksa otoritas setempat untuk terus memantau pergerakan suhu udara guna meminimalkan korban akibat sengatan panas.

Menghadapi ancaman global yang kian nyata ini, Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo menekankan bahwa sekadar memiliki prakiraan cuaca tidaklah cukup untuk menghindari bencana. Saulo mengingatkan bahwa prakiraan itu sendiri tidak dapat mencegah bahaya, melainkan keputusan manusia yang memiliki peran krusial. Menurutnya, keputusan yang diambil oleh para pemimpin dunia dan masyarakat hari ini akan sangat menentukan seberapa besar dampak yang akan dirasakan di masa esok.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

perubahan iklimgelombang panasEl Ninobencana alamWMO

Berita Terbaru Lainnya

Kalender Jawa Agustus 2026, Panduan Weton, Pasaran, dan Hari Baik untuk Berbagai KegiatanBandara Ngurah Rai Sempat Dipenuhi Asap, Polisi Ungkap Pemicu Awal KebakaranJumat Kliwon Agustus 2026, Jadwal, Perhitungan Neptu, dan Maknanya dalam Penanggalan JawaMemahami Pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menyalakan Obor Semangat Jenderal Hoegeng di Tubuh PolriKasus Larangan Jilbab di SMPN 2 Bonggakaradeng Tana Toraja Berakhir DamaiTersangka Kasus Jasindo Ditahan KPK, Kita Taat AturanPesan Inspiratif Tyrone Mings untuk Anak Indonesia, Nikmati Permainan dan Berani BermimpiMelestarikan Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaa Qawiyyu di Jatinom untuk Menggerakkan Ekonomi Lokal

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap