apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessPopuler
Beranda/Gaya Hidup

Adaptasi Standar Estetika Korea untuk Karakteristik Kulit Indonesia

Parlin SinagaDiterbitkan 13 Agu 2026 - 06.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Adaptasi Standar Estetika Korea untuk Karakteristik Kulit Indonesia
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Tren perawatan estetika asal Korea Selatan terus mendominasi pasar kecantikan di Indonesia secara signifikan. Pengaruh budaya populer dan standar kecantikan dari Negeri Ginseng tersebut mendorong tingginya minat masyarakat tanah air terhadap berbagai prosedur estetika medis. Kendati demikian, penerapan standar estetika asal Korea Selatan ini tidak dapat diadopsi secara mentah-mentah begitu saja. Adanya perbedaan mendasar pada karakteristik kulit, kondisi lingkungan tropis, hingga pola gaya hidup masyarakat Indonesia menuntut adanya penyesuaian protokol medis yang cermat agar hasil perawatan yang diperoleh pasien di tanah air bisa tetap optimal, aman, dan minim risiko efek samping.

Sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan adaptasi tersebut, OORA Skinlabs yang berada di bawah naungan PT Made for Ayura hadir di industri kecantikan tanah air. Dikenal sebagai klinik estetika berstandar Korea pertama di Jakarta yang menawarkan pendekatan personal, klinik ini berkomitmen memberikan solusi yang disesuaikan dengan keunikan kulit masing-masing individu. Sejak mulai beroperasi pada Mei 2026, klinik ini tercatat telah memeriksa lebih dari 1.000 konsumen dengan memanfaatkan sistem konsultasi inovatif bernama Glow Profile. Melalui pemeriksaan menyeluruh ini, kondisi kulit pasien dievaluasi secara mendalam berdasarkan 13 faktor klinis yang berbeda, termasuk tingkat kelembapan, kondisi pertahanan kulit (skin barrier), hingga suhu kulit, guna menentukan prosedur perawatan yang paling tepat dan aman bagi setiap pasien.

Baca Juga

Perak Jadi Primadona Baru di Tengah Reli Logam Mulia 2026

Perak Jadi Primadona Baru di Tengah Reli Logam Mulia 2026

Pendekatan personal ini juga ditegaskan oleh Tina Yura Hsu selaku Founder dan CEO OORA Skinlabs. Beliau menjelaskan bahwa penerapan standar kecantikan Korea bukan berarti menduplikasi metode perawatan secara identik tanpa penyesuaian. Menurutnya, setiap keputusan tindakan medis yang diambil harus didasarkan pada kondisi nyata kulit, struktur anatomi wajah, gaya hidup sehari-hari, serta tujuan estetika yang ingin dicapai oleh masing-masing pasien. Meskipun sistem konsultasi dan prinsip klinis yang diterapkan tetap merujuk pada standar praktik terbaik di Korea Selatan, penyesuaian lokal tetap menjadi prioritas utama. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran klinik dalam memberikan edukasi yang memadai kepada pasien mengenai kesiapan kondisi kulit mereka sebelum menjalani tindakan medis tertentu.

Salah satu faktor medis utama yang mendasari pentingnya modifikasi protokol perawatan ini adalah klasifikasi tipe kulit berdasarkan Fitzpatrick Skin Type. Sebagian besar pasien di Indonesia masuk ke dalam kategori tipe III hingga V. Karakteristik tipe kulit ini ditandai dengan warna kulit terang-menengah hingga cokelat tua yang memiliki kandungan melanin lebih tinggi. Tingginya kadar melanin alami ini membuat kulit masyarakat Indonesia jauh lebih rentan mengalami Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH) atau penggelapan kulit pasca-tindakan medis yang menggunakan energi panas maupun teknologi laser. Oleh karena itu, penanganan yang disamakan dengan kulit pasien di Korea Selatan yang cenderung lebih terang justru dapat memicu efek samping yang tidak diinginkan.

Baca Juga

Wisatawan Italia Tertipu Travel Agent di Labuan Bajo, Pemilik Labuan Bajo Top Diburu Polisi

Wisatawan Italia Tertipu Travel Agent di Labuan Bajo, Pemilik Labuan Bajo Top Diburu Polisi

Menanggapi tantangan tersebut, Dermatologist OORA Skinlabs, dr. Arlha Aporia Debinta, Sp.DVE, menjelaskan bahwa pasien dengan keluhan pigmentasi serupa bisa memerlukan penanganan laser dan jumlah sesi yang berbeda. Pada kulit yang rentan terhadap PIH, tim medis di klinik ini menerapkan pendekatan yang lebih konservatif guna meminimalkan risiko iritasi dan efek samping. Demi menjaga kualitas pelayanan, seluruh tenaga medis di klinik ini mendapatkan pelatihan langsung dari pakar estetika terkemuka Korea Selatan, seperti Dr. Kang dari Bailor Clinic Sinsa dan Dr. Jongwook Hong. Walaupun sekitar 90 persen perangkat teknologi dan produk yang digunakan didatangkan langsung dari Korea, fokus utama perawatan tetap diarahkan untuk menghasilkan tampilan kulit yang sehat dan natural tanpa mengubah karakter asli wajah pasien.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kecantikan

Berita Terbaru Lainnya

Dampak Efisiensi Anggaran Terhadap Program Subsidi Konversi Motor Listrik Kementerian ESDMAturan Pendaftaran PSE Asing Kementerian Kominfo dan Dampak Pemutusan Akses Layanan DigitalPerak Jadi Primadona Baru di Tengah Reli Logam Mulia 2026Wisatawan Italia Tertipu Travel Agent di Labuan Bajo, Pemilik Labuan Bajo Top Diburu PolisiPeluncuran Buku Pengantar Kebahagiaan Jadi Bentuk Apresiasi bagi Profesi KurirPesan Dukungan Cristiano Ronaldo untuk Lionel Messi atas Berpulangnya Sang AyahLegenda Sepak Bola Inggris Bersiap Duel di SUGBK Jakarta pada Oktober 2026Mensesneg Pastikan Undangan HUT ke-81 RI Telah Disebar, SBY Kemungkinan Absen karena Pemeriksaan Kesehatan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap