Pemerintah menjamin ketersediaan stok pangan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pasokan bantuan pangan saat ini dalam kondisi aman dan siap disalurkan ke wilayah-wilayah terdampak.
Langkah cepat langsung diambil oleh instansi terkait, seperti Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), guna menangani situasi pangan di lapangan secara sigap.
Ketersediaan Stok Pangan dan Target Distribusi
Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menyatakan bahwa persediaan bahan pangan pokok untuk para korban gempa masih sangat melimpah. Komoditas penting seperti beras, telur, daging ayam, ikan, hingga gula dipastikan mencukupi kebutuhan warga di posko-posko pengungsian.
Ia menegaskan bahwa persediaan makanan untuk para korban saat ini sudah lebih dari cukup. Pemerintah menargetkan bantuan pangan ini dapat terdistribusi secara merata dalam waktu satu hingga dua hari ke depan. Target waktu penyaluran cepat ini difokuskan pada wilayah-wilayah terdampak yang akses transportasinya masih bisa dijangkau dengan mudah oleh tim logistik.
Kementerian PU Tangani 94 Titik Kerusakan Jalan dan Jembatan Pascagempa NTT

Tantangan Akses Transportasi di Lapangan
Meskipun stok pangan dipastikan melimpah, proses distribusi di lapangan tidak sepenuhnya berjalan tanpa hambatan. Di beberapa titik lokasi bencana, pengiriman bantuan pangan mengalami keterlambatan akibat akses jalan yang terganggu pascagempa. Kondisi ini membuat tim di lapangan membutuhkan waktu ekstra agar bantuan bisa sampai ke tangan warga yang membutuhkan.
Zulhas menyamakan tantangan geografis dan hambatan logistik ini dengan pengalamannya saat menangani bencana di daerah lain sebelumnya, seperti di Aceh atau Sumatra Utara. Medan yang sulit menuntut penanganan yang lebih hati-hati dan strategi distribusi yang tepat.
Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan darurat, pemerintah juga telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk para korban gempa NTT. Setelah fase darurat awal ini selesai, pemerintah berencana untuk memfasilitasi pembangunan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Gus Ipul Sebut Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Aksi Solidaritas Pemotongan Gaji Kader PAN
Di samping langkah kedinasan, Zulhas juga menggerakkan aksi solidaritas dari jalur politik. Selaku Ketua Umum PAN, ia meminta seluruh kader partai yang saat ini menjabat sebagai menteri, anggota DPR RI, hingga anggota DPRD untuk memotong gaji mereka selama satu bulan.
Keputusan pemotongan gaji ini diumumkan Zulhas di sela-sela acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PAN yang berlangsung di Jakarta pada Minggu (23/8/2026). Donasi dari pemotongan gaji ini nantinya akan dialokasikan untuk membantu korban gempa di NTT, serta masyarakat yang terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.






