apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Gus Ipul Sebut Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Parlin SinagaDiterbitkan 23 Agu 2026 - 22.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gus Ipul Sebut Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat bukan sekadar sarana pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Program ini juga menjadi langkah strategis pemerintah untuk mendorong kemandirian keluarga secara menyeluruh.

Menurut Gus Ipul, pendidikan merupakan salah satu kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan. Hal inilah yang melandasi pemerintah dalam menghadirkan program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Memutus Rantai Kemiskinan sebagai Amanat Konstitusi

Upaya membebaskan masyarakat dari kemiskinan merupakan amanat konstitusi. Negara berkewajiban untuk memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar, serta memberikan mereka akses pendidikan yang layak.

Salah satu strategi Presiden Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan adalah dengan menyediakan pendidikan berkualitas, khususnya bagi keluarga yang paling tidak mampu. Melalui program Sekolah Rakyat, anak-anak yang sebelumnya putus sekolah atau mengalami kendala biaya akibat kemiskinan ekstrem kini bisa mendapatkan fasilitas pendidikan berkualitas, mulai dari asrama hingga seragam gratis.

Baca Juga

Kementerian PU Tangani 94 Titik Kerusakan Jalan dan Jembatan Pascagempa NTT

Kementerian PU Tangani 94 Titik Kerusakan Jalan dan Jembatan Pascagempa NTT

Target Perluasan Program Sekolah Rakyat

Saat ini, program Sekolah Rakyat telah diikuti oleh lebih dari 43.000 siswa di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah menargetkan penambahan lebih dari 150.000 siswa baru pada tahun depan, sehingga total peserta program dapat mencapai hampir 200.000 siswa.

Selain peningkatan jumlah siswa, Presiden Prabowo juga menargetkan pembangunan satu gedung permanen Sekolah Rakyat di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Setiap gedung tersebut dirancang untuk menampung lebih dari 2.000 siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Intervensi Orang Tua Melalui Pemberdayaan Sosial

Pemerintah tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga melakukan intervensi terhadap orang tua siswa melalui pemberdayaan sosial. Langkah ini bertujuan agar keluarga prasejahtera tersebut dapat keluar dari garis kemiskinan.

Baca Juga

Polri Ingatkan Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan untuk Cegah Karhutla

Polri Ingatkan Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan untuk Cegah Karhutla

Gus Ipul menjelaskan bahwa pemberdayaan keluarga difokuskan pada penguatan tiga aspek utama:

  1. Keterampilan atau kapasitas (ability): Meningkatkan kemampuan dan keterampilan orang tua siswa.
  2. Aset: Memperkuat aset bagi mereka yang ingin menjalankan usaha.
  3. Modal: Memenuhi kebutuhan modal untuk mendukung usaha mereka.

Melalui kombinasi fasilitas pendidikan bagi anak dan pemberdayaan ekonomi bagi orang tua, pemerintah berharap keluarga prasejahtera dapat mandiri secara ekonomi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Gus IpulSekolah RakyatKementerian SosialSaifullah Yusuf

Berita Terbaru Lainnya

Profil Adam Foroughi, Imigran Iran Berharta Rp197 Triliun yang Sukses di ASBRI Luncurkan BRImo Taiwan, Perkuat Layanan Keuangan PMIKementerian PU Tangani 94 Titik Kerusakan Jalan dan Jembatan Pascagempa NTTPolri Ingatkan Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan untuk Cegah KarhutlaZulhas Pastikan Bantuan Pangan untuk Korban Gempa NTT AmanSepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan |Republika OnlineEkonom, Biaya Pencegahan Karhutla Lebih Kecil Dibandingkan Kerugian EkonomiBank Artha Graha Internasional Jadi Sponsor Utama Creative Paper Experience 2026

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap