Kasus dugaan penggelapan uang yang menimpa konten kreator Vilmei kini memasuki babak baru. Uang Vilmei diduga dipakai karyawannya untuk pesta ultah di Bandung dan Jakarta. Karyawan berinisial Z tersebut kini telah dilaporkan atas kasus dugaan penggelapan dana.
Perkembangan kasus ini diungkapkan langsung oleh Vilmei saat mendatangi Polres Metro Bekasi Kota pada Rabu (26/8) malam. Dalam kedatangannya ke kantor polisi, Vilmei didampingi oleh Arka yang merupakan pacar dari Z. Vilmei menyebutkan bahwa Z diduga menggunakan uang hasil penggelapan tersebut untuk membiayai pesta ulang tahun pribadinya.
Menurut keterangan Vilmei, pesta ulang tahun Z tersebut menghabiskan biaya sekitar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta. Arka membenarkan perihal lokasi acara tersebut dan menyatakan bahwa pesta ulang tahun diselenggarakan di Bandung dan Jakarta.
Kebakaran Rumah di Muara Angke, Dua Warga Terluka

Sebelumnya, Vilmei telah melaporkan Z ke polisi terkait dugaan penggelapan uang dengan nilai yang fantastis. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 1,2 miliar.
Mengenai cara kerja penggelapan dana tersebut, Z mengakui bahwa uang milik Vilmei terlebih dahulu dialirkan ke sejumlah akun TikTok milik orang lain sebelum akhirnya ditarik. Z mengirimkan uang tersebut ke hampir 12 akun TikTok milik teman-temannya, termasuk milik pacarnya. Dari setiap transaksi yang dikirimkan, para pemilik akun perantara tersebut menerima bagian berupa komisi. Setelah uang masuk ke akun-akun tersebut, Z bersama Arka baru melakukan penarikan uang.
Kebakaran di Pluit Penjaringan Padam, 60 Rumah Hangus Terbakar

Di sisi lain, Z berdalih bahwa dirinya terpaksa melakukan tindakan tersebut karena mendapat ancaman dari kekasihnya yang berinisial A. Z mengklaim bahwa A mengancam akan menyebarkan rekaman video hubungan intim mereka kepada orang tua serta teman-teman Z. Terkait rekaman tersebut, Z menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui jika aktivitas mereka divideokan karena saat itu ia sedang berada dalam keadaan mabuk.






