apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia

Togar PanjaitanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 07.14 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pasar saham sektor teknologi di wilayah Asia kembali dilanda tekanan hebat akibat aksi jual massal yang terjadi pada perdagangan hari Rabu, 29 Juli 2026. Penurunan tajam ini dipimpin oleh saham-saham produsen semikonduktor, yang memicu kekhawatiran para pelaku pasar mengenai prospek investasi di sektor teknologi global.

Di Korea Selatan, indeks Kospi mengalami guncangan luar biasa hingga memicu mekanisme penghentian perdagangan sementara atau circuit breaker selama dua hari berturut-turut. Penurunan indeks Kospi dalam dua hari perdagangan tersebut tercatat menembus angka lebih dari 18 persen. Padahal, indeks acuan ini sempat mencatatkan kinerja positif dengan melesat lebih dari 30 persen sepanjang bulan Juli.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Pelemahan di bursa Seoul ini utamanya didorong oleh anjloknya saham-saham cip papan atas. Saham SK Hynix ambruk hingga lebih dari 15 persen. Koreksi tajam ini terjadi meskipun raksasa cip tersebut baru saja membukukan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perusahaan. Namun, pencapaian rekor laba tersebut ternyata masih berada di bawah ekspektasi para analis pasar. Tidak hanya di bursa domestik, saham SK Hynix yang tercatat di bursa Amerika Serikat juga dilaporkan melemah sebesar 9 persen.

Saham teknologi Korea Selatan lainnya juga tidak luput dari tekanan. Samsung Electronics mencatat penurunan lebih dari 8 persen, sementara LG Innotek ambles hingga 15 persen. Produsen semikonduktor lainnya, Seoul Semiconductor, juga ikut terjun bebas dengan pelemahan sebesar 10 persen.

Baca Juga

GoTo Cetak Laba Rp607,5 Miliar pada Semester I 2026, Catatkan Untung Dua Kuartal Beruntun

GoTo Cetak Laba Rp607,5 Miliar pada Semester I 2026, Catatkan Untung Dua Kuartal Beruntun

Sentimen negatif dari Asia ini dengan cepat menjalar ke bursa Wall Street di Amerika Serikat. Saham Intel terkoreksi hampir 6 persen, sedangkan AMD merosot hingga 8 persen. Produsen memori utama seperti Micron dan Seagate juga kompak mencatatkan pelemahan lebih dari 8 persen. Selain itu, saham Western Digital melemah hampir 7 persen, sementara SanDisk mengalami kejatuhan yang cukup dalam hingga 14 persen.

Di sisi lain, saham Nvidia juga ikut tertekan dan turun sebesar 5 persen. Penurunan ini terjadi setelah munculnya laporan mengenai potensi pemberian jaminan pendanaan senilai sekitar 250 miliar dolar AS untuk mendukung proyek pusat data berskala besar milik OpenAI.

Sementara itu di Jepang, SoftBank Group turut menghadapi tekanan pasar yang cukup besar. Hal ini disebabkan oleh tingginya eksposur investasi perusahaan pada sektor kecerdasan buatan (AI) melalui kepemilikan saham mereka di Arm.

Baca Juga

BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Catatkan Sejarah Baru Dividen Tertinggi

BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Catatkan Sejarah Baru Dividen Tertinggi

Di tengah ketidakpastian global ini, dinamika persaingan industri cip semakin menarik perhatian seiring dengan debut perdana produsen cip memori asal China, CXMT. Saham CXMT dilaporkan melesat luar biasa tinggi di bursa domestik China saat pertama kali melantai. Produk cip buatan CXMT ini kabarnya juga tengah dilirik oleh raksasa teknologi Apple untuk digunakan pada produk mereka. Selain itu, terdapat laporan yang mengindikasikan bahwa China telah memulai produksi mesin pembuat cip generasi ultra-canggih secara mandiri.

Perkembangan pasar yang sangat fluktuatif ini terus dipantau erat oleh para analis keuangan global. Owen Lamont, selaku Senior Vice President di Acadian Asset Management, menyoroti bahwa ketidakpastian besar seputar siklus investasi AI menjadi faktor utama yang memicu gejolak tajam pada saham SK Hynix. Selain Lamont, situasi pasar ini juga mendapat perhatian dari Kyle Rodda yang merupakan analis pasar keuangan senior di broker daring Capital.com, Kieron Poon selaku direktur investasi ekuitas Asia di Aberdeen Investments, serta David Riedel selaku pendiri dan presiden Riedel Research Group.

Kini, perhatian para investor global tertuju pada rilis laporan keuangan kuartalan dari sejumlah raksasa teknologi asal Amerika Serikat. Pada pekan ini, Microsoft, Meta, Apple, dan Amazon dijadwalkan akan merilis kinerja keuangan terbaru mereka yang diharapkan dapat memberikan arah baru bagi pergerakan saham teknologi global ke depan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

semikonduktorSaham Teknologipasar sahaminvestasi AIbursa Asia

Berita Terbaru Lainnya

GoTo Cetak Laba Rp607,5 Miliar pada Semester I 2026, Catatkan Untung Dua Kuartal BeruntunPresiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Hadiri Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di BatangBRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Catatkan Sejarah Baru Dividen TertinggiMusim Kemarau, Damkar Kota Serang Hampir Setiap Hari Terima Laporan Kebakaran LahanMaling Gasak Tas Pedagang Martabak Mini di Tangerang, HP Kado Ulang Tahun Anak Ikut RaibPilot Maskapai Asing Ditangkap Bawa 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soekarno-HattaKPK Tangkap 21 Orang dalam OTT di Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro Dibawa ke JakartaTemuan Jasad Wanita dengan Luka di Kepala Gegerkan Warga Kos di Grogol Petamburan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap