Pasar saham sektor teknologi di wilayah Asia kembali dilanda tekanan hebat akibat aksi jual massal yang terjadi pada perdagangan hari Rabu, 29 Juli 2026. Penurunan tajam ini dipimpin oleh saham-saham produsen semikonduktor, yang memicu kekhawatiran para pelaku pasar mengenai prospek investasi di sektor teknologi global.
Di Korea Selatan, indeks Kospi mengalami guncangan luar biasa hingga memicu mekanisme penghentian perdagangan sementara atau circuit breaker selama dua hari berturut-turut. Penurunan indeks Kospi dalam dua hari perdagangan tersebut tercatat menembus angka lebih dari 18 persen. Padahal, indeks acuan ini sempat mencatatkan kinerja positif dengan melesat lebih dari 30 persen sepanjang bulan Juli.








