Presiden Prabowo Subianto menemui langsung para korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertemuan dengan warga terdampak ini berlangsung di posko pengungsian Lapangan Berdikari, Nagekeo, NTT, pada Rabu (26/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat, termasuk Kapolri, Wakil Panglima TNI, Gubernur NTT, Bupati Simplisius, Panglima Kodam, Kapolda, Menteri ESDM, Menteri Sekretaris Negara, dan Sekretaris Kabinet.
Dukcapil Terbitkan 3.055 Dokumen, Pulihkan Hak Sipil Korban Gempa NTT

Prabowo menyampaikan bahwa kedatangannya bertujuan untuk melihat langsung langkah-langkah penanganan yang telah diambil bagi para korban. Di hadapan warga, ia menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada seluruh masyarakat Flores di wilayah terdampak bencana yang kehilangan anggota keluarga mereka.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah pusat terus memantau situasi secara konsisten serta mengirimkan bantuan untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi warga di lokasi bencana.
Dukun Janji Gandakan Uang di Serang Ditangkap, Rp77 Juta Diganti Teh Kemasan

Sebagai langkah penanganan sementara untuk menjamin keamanan, pemerintah akan membuka sekolah darurat di dalam tenda agar kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan. Sementara untuk pembangunan hunian sementara serta perbaikan rumah-rumah yang rusak, Prabowo menjelaskan bahwa menurut para ahli, diperlukan waktu maksimal tiga minggu agar situasi benar-benar aman sebelum proses konstruksi dimulai.






