Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline lintas Rangkasbitung sempat mengalami gangguan akibat adanya kebakaran lahan di sekitar jalur rel. Insiden kebakaran lahan tersebut terjadi di dekat jalur kereta api yang menghubungkan antara Stasiun Daru dan Stasiun Tigaraksa pada Rabu (26/8).
Terkait keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung ini, pihak manajemen KAI Commuter Indonesia (KCI) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pengguna jasa. KCI menjelaskan bahwa selama peristiwa kebakaran berlangsung, perjalanan Commuter Line di lokasi terdampak masih dapat diupayakan untuk melintas. Namun, operasional perjalanan harus dilakukan secara bergantian dengan hanya menggunakan satu jalur.
Temui Korban Gempa NTT, Prabowo Sampaikan Belasungkawa di Posko Pengungsian

Pemadaman Selesai dan Jalur Mulai Normal
Proses penanganan kebakaran lahan di dekat jalur KA antara Stasiun Daru dan Stasiun Tigaraksa langsung dilakukan oleh petugas terkait. Selang 40 menit setelah informasi gangguan pertama kali disampaikan, KCI mengonfirmasi bahwa proses pemadaman kebakaran lahan tersebut telah selesai ditangani sepenuhnya.
Pasca-selesainya proses pemadaman, situasi operasional kereta berangsur membaik. KCI menyatakan bahwa perjalanan Commuter Line saat ini sudah dapat dilalui kembali dengan menggunakan dua jalur. Walaupun demikian, kereta yang melintas di lokasi tersebut masih harus berjalan dengan kecepatan terbatas untuk memastikan keamanan perjalanan.
Dukcapil Terbitkan 3.055 Dokumen, Pulihkan Hak Sipil Korban Gempa NTT

Di tengah situasi gangguan dan pemulihan ini, manajemen KCI juga mengimbau kepada seluruh pengguna KRL Commuterline untuk tetap tertib. Para penumpang diminta untuk selalu mengikuti arahan serta informasi resmi yang disampaikan oleh petugas yang bersiap di lapangan.






