Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat mengganggu konektivitas di sejumlah titik. Merespons situasi darurat tersebut, PT Telkom Akses langsung mengerahkan lebih dari 150 teknisi ke lokasi terdampak untuk melakukan pemulihan infrastruktur secara cepat.
PT Telkom Akses, yang merupakan operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), bergerak cepat di lapangan. Hasilnya, TelkomGroup menyatakan seluruh konektivitas dan layanan digital yang terdampak gempa di NTT berhasil dipulihkan secara total dalam waktu tiga hari.
Gempa NTT, Telkom Akses Kerahkan 150 Teknisi untuk Pulihkan Jaringan Telekomunikasi

Meski demikian, proses perbaikan di lapangan menghadapi tantangan geografis yang cukup berat. Direktur Utama Telkom Akses, Irphan Wijaya, mengatakan bahwa pekerjaan pemulihan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip Health, Safety, and Environment (HSE).
Sebagai contoh, di wilayah Ende, lokasi perbaikan jaringan berada di kawasan yang rawan longsor serta berdekatan dengan jurang. Faktor keselamatan pekerja menjadi prioritas utama di tengah medan yang ekstrem tersebut.
Venezuela Sepakati Kerja Sama Minyak 25 Tahun dengan Amerika Serikat

Setelah seluruh proses pemulihan site di NTT rampung, langkah antisipasi terus berjalan. Tim teknisi Telkom Akses hingga kini masih terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah operasional Flores guna memastikan jaringan tetap stabil.






