apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Business

Sikap Pengembang Properti Jakarta Berubah Drastis, Rela Geser Batas Lahan demi Akses MRT

Andi TobanDiterbitkan 25 Agu 2026 - 16.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sikap Pengembang Properti Jakarta Berubah Drastis, Rela Geser Batas Lahan demi Akses MRT
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Sikap para pengembang properti di Jakarta terhadap kehadiran dan konektivitas dengan transportasi massal kini dilaporkan telah mengalami perubahan yang sangat drastis. Jika pada masa-masa awal pembangunan MRT Jakarta banyak pengembang yang enggan atau bahkan menolak bangunannya terhubung secara langsung, kini situasinya berbalik. Beberapa pengembang bahkan rela mengambil langkah untuk menggeser batas lahan properti mereka demi akses yang lebih baik.

Perubahan sikap yang signifikan ini menunjukkan bagaimana integrasi transportasi publik kini dinilai memberikan nilai tambah yang besar bagi kawasan properti di sekitarnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta, Ferdiansyah Roestam, saat berbicara di Wisma Nusantara pada Rabu (19/8/2026).

Perjuangan Meyakinkan Pengembang pada Masa Awal

Untuk memahami seberapa jauh perubahan sikap ini, perlu melihat kembali ke belakang pada periode tahun 2017-2018. Pada masa itu, ketika MRT Jakarta masih berada dalam tahap awal pengembangan, pihak pengelola harus bekerja keras untuk meyakinkan para pengembang agar mau terhubung dengan jaringan MRT.

Baca Juga

Kawasan Industri Wiraraja Madura Bersiap Tarik Investasi Asing untuk Pemerataan Ekonomi

Kawasan Industri Wiraraja Madura Bersiap Tarik Investasi Asing untuk Pemerataan Ekonomi

Ferdiansyah Roestam menceritakan bahwa pada masa tersebut, penolakan secara terbuka sempat terjadi. Bahkan, ada pengembang yang secara terang-terangan menolak kehadiran titik akses masuk stasiun MRT tepat di depan properti mereka. Akibat penolakan tersebut, tim MRT pada saat itu harus berkali-kali mendatangi pihak pengembang untuk menawarkan konektivitas dan integrasi stasiun.

Namun, paradigma tersebut kini telah bergeser sepenuhnya. Para pengembang mulai melihat manfaat nyata dari konektivitas transportasi massal bagi keberlangsungan bisnis dan properti mereka.

Rela Memundurkan Lahan di Koridor Termahal

Salah satu bukti nyata dari perubahan drastis ini terlihat pada proyek Extended Concourse di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Salah satu mal atau pusat perbelanjaan yang terletak di sisi proyek Extended Concourse bersedia memundurkan batas area bangunannya (setback area) hingga 80 sentimeter.

Baca Juga

Pertamina Raih Capaian TKDN 71,14 Persen Sepanjang 2025

Pertamina Raih Capaian TKDN 71,14 Persen Sepanjang 2025

Keputusan memundurkan batas lahan ini tergolong sangat berani mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu wilayah dengan nilai tanah tertinggi. Menurut keterangan Country Head Knight Frank Indonesia, Willson Kalip, kawasan pusat Jakarta yaitu HI merupakan kawasan termahal di Indonesia dengan nilai tanah yang menembus hingga Rp300 juta per meter persegi.

Willson Kalip juga menambahkan bahwa harga tanah tertinggi di Jakarta memang berlokasi di sepanjang koridor utama Thamrin-Sudirman, yang nilainya mencapai Rp300 juta per meter persegi. Dengan nilai tanah yang sangat tinggi tersebut, kerelaan pengembang untuk memundurkan batas lahannya demi akses pedestrian yang terhubung dengan MRT memperlihatkan betapa pentingnya nilai konektivitas transportasi massal bagi pengembang saat ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

properti JakartaMRT Jakarta

Berita Terbaru Lainnya

Kawasan Industri Wiraraja Madura Bersiap Tarik Investasi Asing untuk Pemerataan EkonomiDirjen Dukcapil Kemendagri Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa di FloresKebakaran Hanguskan 40 Bangunan di Duren Sawit, 84 Warga TerdampakDukcapil Terbitkan 358 Dokumen Warga Korban Gempa di Manggarai BaratPP Semmi Serukan Demokrasi Damai dan Tolak Provokasi yang Memecah BelahPLN Siagakan Listrik dan Wi-Fi untuk Kelancaran Muktamar NU Ke-35Prabowo Ucapkan Selamat Maulid Nabi bagi Seluruh Umat MuslimCara Menghindari Arisan Bodong dan Mengenali Tanda-tandanya

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap