apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

SIEJ, Suara Masyarakat Adat Masih Minim dalam Pemberitaan RUU Masyarakat Adat

Usat NgajiDiterbitkan 29 Jul 2026 - 12.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
SIEJ, Suara Masyarakat Adat Masih Minim dalam Pemberitaan RUU Masyarakat Adat
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Keterlibatan masyarakat adat sebagai narasumber utama dalam pemberitaan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat dinilai masih sangat minim. Penilaian ini disampaikan oleh Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) setelah melakukan pemantauan mendalam terhadap berbagai pemberitaan media massa. Ketiadaan suara dari kelompok yang menjadi subjek utama regulasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana media memberikan ruang bagi mereka yang paling terdampak oleh kebijakan tersebut.

Temuan mengenai minimnya keterwakilan ini didasarkan pada hasil pemantauan pemberitaan yang dilakukan SIEJ sepanjang kurun waktu Januari hingga Juni 2026. Peneliti SIEJ, Fachri Hamzah, mengemukakan bahwa hasil pemantauan tersebut secara jelas memperlihatkan bahwa suara dari masyarakat adat masih sangat jarang diangkat oleh media massa dalam pemberitaan yang membahas RUU Masyarakat Adat. Akibatnya, perspektif langsung dari komunitas adat kurang terdengar dalam diskursus publik yang berkembang di media.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Secara lebih terperinci, analisis yang dilakukan oleh SIEJ mencakup pemeriksaan terhadap 27 berita yang dipublikasikan selama periode pemantauan. Dari puluhan berita tersebut, tim peneliti mengidentifikasi total 48 kutipan narasumber. Hasilnya menunjukkan ketimpangan yang signifikan: hanya tujuh kutipan yang berasal dari perwakilan masyarakat adat. Sementara itu, porsi pemberitaan didominasi oleh anggota DPR RI dan organisasi masyarakat sipil, yang masing-masing dikutip sebanyak 15 kali dalam artikel-artikel yang dianalisis.

Baca Juga

Tingkatkan Ekonomi Mustahik, Baznas Salurkan Program ZChicken di Sumatra Utara

Tingkatkan Ekonomi Mustahik, Baznas Salurkan Program ZChicken di Sumatra Utara

Hasil pemantauan ini dibagikan dan dibahas bersama dalam kegiatan Green Editor Forum. Pertemuan tersebut mempertemukan berbagai pihak penting guna mendiskusikan arah pemberitaan isu-isu adat dan lingkungan. Selain dihadiri oleh SIEJ, forum ini juga melibatkan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), para editor media, perwakilan organisasi masyarakat sipil, anggota DPR RI, akademisi, serta perwakilan langsung dari komunitas masyarakat adat.

Menanggapi dinamika pembahasan regulasi ini, Muhammad Nasir Djamil selaku Anggota Badan Legislasi DPR RI sekaligus anggota Panitia Kerja (Panja) RUU Masyarakat Adat, turut memberikan penjelasan. Nasir menegaskan bahwa kehadiran regulasi ini sangat krusial. Menurutnya, undang-undang tersebut sangat dibutuhkan untuk memberikan kepastian hukum yang kuat terkait pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat di seluruh penjuru tanah air.

Baca Juga

Gandeng ASDP, Korlantas Polri Godok Strategi Pengamanan Nataru 2026 dan Operasi Ketupat 2027

Gandeng ASDP, Korlantas Polri Godok Strategi Pengamanan Nataru 2026 dan Operasi Ketupat 2027

Dalam upaya menyempurnakan rancangan regulasi tersebut, Panja RUU Masyarakat Adat juga telah mengagendakan kegiatan untuk mendengarkan masukan secara langsung dari masyarakat adat yang berada di Papua. Langkah mendengarkan aspirasi ini diharapkan dapat menjadi saluran penting bagi masyarakat adat setempat untuk menyampaikan pandangan mereka secara langsung kepada para perumus kebijakan di tingkat pusat, guna memastikan hak-hak mereka dapat terakomodasi dengan baik dalam undang-undang yang sedang dipersiapkan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RISIEJRUU Masyarakat AdatMasyarakat AdatMedia Massa

Berita Terbaru Lainnya

Purbaya Ungkap Bos Danantara Hadiri Rapat Koordinasi KSSKPemerintah Siapkan Rp 17,52 Triliun, Bantuan Beras Tiga Bulan Segera Disalurkan SekaligusPemerintah Siapkan Opsi Suntikan Dana untuk 490 Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PegawaiKabupaten Bogor Bangun Siliwangi Center, Creative Hub Pertama Senilai Rp29,47 MiliarRekor Baru Penerbangan Dunia, Airbus A350-1000ULR Terbang Nonstop Lebih dari 24 Jam dari Australia ke PrancisSirkuit Sepang Resmi Kembali Jadi Tuan Rumah F1 2026, Gantikan GP Bahrain akibat Ketegangan Timur TengahIndonesia Dominasi Turnamen Bulu Tangkis Asia Tenggara 2026 di Vietnam, Rebut Tiga Gelar JuaraTingkatkan Ekonomi Mustahik, Baznas Salurkan Program ZChicken di Sumatra Utara

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap