apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Pemprov Sulut Tetapkan Enam Komitmen Perkuat TPAKD untuk Dorong Inklusi Keuangan

Togar PanjaitanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 17.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemprov Sulut Tetapkan Enam Komitmen Perkuat TPAKD untuk Dorong Inklusi Keuangan
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) secara resmi menetapkan enam komitmen utama yang bertujuan untuk memperkuat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperluas inklusi keuangan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Asisten II Pemprov Sulut, Jemmy Ringkuangan, memaparkan bahwa komitmen pertama dari kebijakan ini adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara signifikan. Pemerintah daerah memasang target yang cukup ambisius untuk sektor ini, yaitu mencapai tingkat literasi dan inklusi keuangan sebesar 94,54 persen pada tahun 2029 mendatang. Target ini diharapkan dapat meratakan pemahaman keuangan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Untuk komitmen kedua, Pemprov Sulut fokus pada penguatan program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Program ini akan dijalankan dengan berbasis pada komoditas-komoditas unggulan yang ada di daerah. Dengan mengoptimalkan komoditas lokal, diharapkan perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput dapat bergerak lebih cepat dan mandiri.

Langkah berikutnya yang menjadi komitmen ketiga adalah mempererat kolaborasi lintas sektor. Pemprov Sulut menilai bahwa sinergi yang solid antar pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar program peningkatan akses keuangan ini dapat berjalan dengan efektif. Kolaborasi ini akan menghubungkan berbagai pihak terkait guna menyelaraskan langkah di lapangan.

Baca Juga

IHSG Diproyeksi Menguat dan Uji Level di Kisaran 6.200-6.250

IHSG Diproyeksi Menguat dan Uji Level di Kisaran 6.200-6.250

Sementara itu, komitmen keempat difokuskan pada penyelarasan program kerja TPAKD dengan arah pembangunan daerah. Pemprov Sulut akan memastikan bahwa seluruh program yang dirancang oleh TPAKD sejalan dengan prioritas pembangunan yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih program dan arah pembangunan tetap terintegrasi.

Pada komitmen kelima, perhatian diarahkan pada peningkatan aspek internal organisasi. Pemprov Sulut berkomitmen untuk meningkatkan kualitas monitoring dan evaluasi secara berkala, sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelola TPAKD. Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat mendorong kinerja tim menjadi lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Terakhir, komitmen keenam berfokus pada perluasan akses pembiayaan bagi masyarakat. Pemprov Sulut berupaya mengoptimalkan penyaluran pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Bohusami. Selain itu, optimalisasi ini juga mencakup pengembangan ekosistem keuangan inklusif yang menyasar langsung wilayah perdesaan, sehingga masyarakat desa dapat menikmati akses layanan keuangan yang setara.

Baca Juga

Pembangunan di Kawasan Batur Kintamani Wajib Berkoordinasi dengan Tokoh Adat

Pembangunan di Kawasan Batur Kintamani Wajib Berkoordinasi dengan Tokoh Adat

Penetapan enam komitmen ini dilatarbelakangi oleh sejumlah tantangan riil yang masih dihadapi di lapangan. Saat ini, masih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Utara yang belum memperoleh akses ke pembiayaan formal. Kondisi ini diperparah dengan tingkat literasi keuangan yang masih rendah di beberapa wilayah, terutama di daerah-aerah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses geografis.

Guna memastikan program-program ini berjalan sukses, Gubernur Sulawesi Utara telah meminta seluruh bupati dan wali kota di provinsi tersebut untuk mengambil peran aktif. Keterlibatan aktif dari para kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota dinilai sangat krusial dalam mengimplementasikan kebijakan TPAKD di wilayah masing-masing.

Di samping itu, Jemmy Ringkuangan juga menegaskan pentingnya melihat potensi kawasan secara lebih luas. Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo memiliki hubungan yang erat dan saling melengkapi, baik dari sisi sejarah, budaya, perdagangan, maupun konektivitas. Hubungan yang saling melengkapi ini diharapkan dapat menjadi modalitas penting dalam mendukung percepatan akses keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di wilayah tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMinklusi keuanganSulawesi UtaraPemprov SulutTPAKDJemmy Ringkuangan

Berita Terbaru Lainnya

Realitas Pahit Multistigma yang Dihadapi Perempuan Pekerja dengan Disabilitas Tak TampakIHSG Diproyeksi Menguat dan Uji Level di Kisaran 6.200-6.250Program Desa Sarjana Unggul Kabupaten Malinau Siap Bangun Bangsa dari DesaBAZNAS dan LinkAja Syariah Hadirkan Fitur Kalkulator Zakat serta Menu Khusus untuk Mudahkan Donasi DigitalPramono Klaim Pembangunan Sejumlah Fasilitas Publik DKI Tanpa APBDPembangunan di Kawasan Batur Kintamani Wajib Berkoordinasi dengan Tokoh AdatPemprov Sulsel Luncurkan Gerakan One Marketplace untuk Optimalkan Platform BajubodoKekeringan di Lebak, Warga Manfaatkan Sungai Ciberang yang Menyusut hingga Kurang dari 1 Meter

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap