apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/News

Pembangunan di Kawasan Batur Kintamani Wajib Berkoordinasi dengan Tokoh Adat

Nyaring AranDiterbitkan 31 Jul 2026 - 18.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pembangunan di Kawasan Batur Kintamani Wajib Berkoordinasi dengan Tokoh Adat
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Gubernur Bali Wayan Koster memberikan arahan tegas terkait dengan rencana pengembangan di wilayah Bangli. Ia meminta agar setiap rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di Kawasan Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, wajib dikoordinasikan terlebih dahulu dengan para tetua maupun tokoh adat setempat sebelum direalisasikan.

Pesan penting tersebut disampaikan oleh Gubernur Koster dalam keterangan tertulisnya di Denpasar pada hari Kamis. Pernyataan ini ia sampaikan saat menghadiri upacara Melaspas Purwa Mandala Pura Ulun Danu Batur dan Desa Adat Batur. Upacara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Peringatan 100 Tahun Rarud Batur yang memiliki nilai sejarah mendalam bagi masyarakat setempat.

Secara khusus, Gubernur Koster mengarahkan Kepala BKSDA Provinsi Bali agar segera membangun sinergi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Bangli serta para prajuru adat Batur. Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster juga menegaskan bahwa masyarakat pada dasarnya tetap dapat menjadikan kawasan Batur sebagai sumber penghidupan mereka sehari-hari. Namun, ia mengingatkan agar pemanfaatan kawasan tersebut wajib dilakukan dengan cara yang baik dan sama sekali tidak merusak kesucian serta keseimbangan alam yang ada di sana.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Baca Juga

Pemprov Sulut Tetapkan Enam Komitmen Perkuat TPAKD untuk Dorong Inklusi Keuangan

Pemprov Sulut Tetapkan Enam Komitmen Perkuat TPAKD untuk Dorong Inklusi Keuangan

Di sisi lain, Jro Penyarikan Duuran Ketut Eriadi Ariana menjelaskan lebih lanjut mengenai signifikansi dari upacara keagamaan tersebut. Ia menambahkan bahwa upacara melaspas ini memang merupakan bagian dari rangkaian Peringatan 100 Tahun Rarud Batur. Lokasi pelaksanaan upacara melaspas tersebut bertempat di dasar kaldera Gunung Batur, sebuah area yang diyakini sebagai asal-muasal pemukiman kuno dari masyarakat leluhur Batur.

Kawasan tersebut kemudian diberi nama Purwa Mandala Desa Adat Batur atau Desa Let Batur. Penamaan ini didasarkan pada fakta sejarah bahwa lokasi tersebut dulunya merupakan pusat pemukiman utama bagi masyarakat Batur di masa lampau, sekaligus menjadi tempat berdirinya Pura Ulun Danu Batur sebelum dipindahkan. Proses penelusuran sejarah untuk menentukan titik lokasi ini membutuhkan waktu yang cukup panjang, yakni dilakukan selama kurang lebih 12 tahun dengan menerapkan berbagai macam metode penelitian.

Baca Juga

Pemprov Sulsel Luncurkan Gerakan One Marketplace untuk Optimalkan Platform Bajubodo

Pemprov Sulsel Luncurkan Gerakan One Marketplace untuk Optimalkan Platform Bajubodo

Upaya penelusuran sejarah tersebut akhirnya membuahkan hasil dan diperkuat oleh keberadaan bukti-bukti autentik. Salah satu bukti kuat yang digunakan adalah dokumentasi berupa foto-foto peninggalan dari masa penjajahan Belanda yang merekam kondisi kawasan tersebut di masa lalu.

Pelaksanaan upacara melaspas di pura ini juga menjadi momentum penting bagi warga untuk mengenang kembali rekam jejak sejarah berdirinya Desa Adat Batur pasca-letusan dahsyat Gunung Batur yang terjadi pada tahun 1926. Bencana letusan hebat kala itu telah memaksa seluruh warga untuk mengungsi atau dalam istilah lokal disebut "rarud" menuju wilayah Desa Batur yang ditempati sekarang. Untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut, pada 3 Agustus 1926, masyarakat Batur akan melaksanakan kegiatan napak tilas guna mengenang sejarah perpindahan warga dari lokasi pemukiman lama hingga sampai ke Desa Bayung Gede.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Wayan KosterKawasan BaturKintamaniBangliPura Ulun Danu BaturRarud Batur

Berita Terbaru Lainnya

Kunjungan Kerja Presiden Prabowo di Semarang dan Batang, Resmikan Renovasi Stasiun Tawang hingga Akad Massal KPRRealitas Pahit Multistigma yang Dihadapi Perempuan Pekerja dengan Disabilitas Tak TampakIHSG Diproyeksi Menguat dan Uji Level di Kisaran 6.200-6.250Program Desa Sarjana Unggul Kabupaten Malinau Siap Bangun Bangsa dari DesaBAZNAS dan LinkAja Syariah Hadirkan Fitur Kalkulator Zakat serta Menu Khusus untuk Mudahkan Donasi DigitalPramono Klaim Pembangunan Sejumlah Fasilitas Publik DKI Tanpa APBDPemprov Sulut Tetapkan Enam Komitmen Perkuat TPAKD untuk Dorong Inklusi KeuanganPemprov Sulsel Luncurkan Gerakan One Marketplace untuk Optimalkan Platform Bajubodo

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap