apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

OCBC NISP Akuisisi Great Eastern Life Indonesia, Resmi Jadi Pengendali Baru

Usat NgajiDiterbitkan 31 Jul 2026 - 07.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
OCBC NISP Akuisisi Great Eastern Life Indonesia, Resmi Jadi Pengendali Baru
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) secara resmi mengumumkan rencana untuk melakukan pengambilalihan saham atau akuisisi terhadap PT Great Eastern Life Indonesia (GELI). Langkah korporasi ini akan menempatkan Bank OCBC NISP sebagai pemegang saham pengendali baru di perusahaan asuransi jiwa tersebut. Kepastian mengenai proses akuisisi ini diperoleh setelah pihak bank menerima informasi dari GELI pada tanggal 28 Juli 2026 bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan persetujuan atas perubahan kepemilikan saham perusahaan asuransi tersebut. Dengan terbitnya persetujuan dari regulator, OCBC NISP kini resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) dari GELI.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Aksi akuisisi ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi kewajiban PT Bank OCBC NISP Tbk sebagai pelaku industri jasa keuangan. Langkah ini merujuk pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (POJK PIKK). Melalui penyesuaian kepemilikan ini, perseroan berupaya untuk mematuhi regulasi yang ditetapkan oleh OJK terkait tata kelola konglomerasi keuangan di Indonesia.

Sebelum transaksi pengambilalihan ini disepakati, struktur kepemilikan saham di PT Great Eastern Life Indonesia didominasi oleh The Great Eastern Life Assurance Company Limited (GEL). Perusahaan tersebut tercatat menguasai sebanyak 1.052.265.817 lembar saham, yang setara dengan 99,48 persen dari total saham GELI. Sementara itu, sisa kepemilikan saham lainnya dipegang oleh PT Han Yang Primatama dengan porsi sebanyak 5.501.504 lembar saham atau setara dengan 0,52 persen.

Baca Juga

GoTo Cetak Laba Rp607,5 Miliar pada Semester I 2026, Catatkan Untung Dua Kuartal Beruntun

GoTo Cetak Laba Rp607,5 Miliar pada Semester I 2026, Catatkan Untung Dua Kuartal Beruntun

Proses pengambilalihan kepemilikan ini dijalankan melalui mekanisme perubahan klasifikasi saham pada GELI. Saham perusahaan asuransi jiwa tersebut yang sebelumnya berbentuk saham biasa akan direklasifikasi menjadi tiga jenis kelompok saham baru, yaitu Saham Seri A, Saham Seri B, dan Saham Seri C. Penerapan skema reklasifikasi inilah yang secara langsung mengakibatkan beralihnya status pemegang saham pengendali GELI kepada OCBC NISP.

Setelah perubahan klasifikasi saham tersebut resmi berlaku efektif, OCBC NISP akan bertindak sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi kepemilikan sebesar 20 persen. Kepemilikan saham sebesar 20 persen tersebut terdiri atas 1 lembar Saham Seri A, 103.661.197 lembar Saham Seri B, dan 107.892.267 lembar Saham Seri C. Keberadaan 1 lembar Saham Seri A ini menjadi sangat krusial karena merupakan saham istimewa yang memberikan kewenangan khusus kepada OCBC NISP untuk mengendalikan, mengonsolidasikan, serta memegang tanggung jawab penuh atas seluruh aktivitas konglomerasi keuangan GELI.

Baca Juga

BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Catatkan Sejarah Baru Dividen Tertinggi

BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Catatkan Sejarah Baru Dividen Tertinggi

Di pihak lain, The Great Eastern Life Assurance Company Limited (GEL) akan tetap mempertahankan porsi kepemilikan saham sebesar 80 persen setelah proses reklasifikasi saham ini selesai. Kepemilikan saham GEL yang sebesar 80 persen tersebut akan terbagi menjadi dua klasifikasi saham, yaitu sebanyak 742.552.659 lembar Saham Seri B dan 103.661.197 lembar Saham Seri C. Saham Seri B yang dipegang oleh GEL hanya memiliki hak ekonomi tanpa disertai hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Sebaliknya, Saham Seri C yang mereka miliki tetap membawa hak suara dalam RUPS.

Meskipun rincian mengenai pembagian klasifikasi saham dan hak suara pasca-reklasifikasi telah dipaparkan secara jelas, terdapat beberapa informasi penting yang belum diungkapkan dalam pengumuman resmi ini. Informasi mengenai nilai transaksi atau dana yang dikeluarkan oleh OCBC NISP untuk akuisisi ini tidak disebutkan. Selain itu, dokumen publik ini juga belum menjelaskan nasib atau status akhir dari saham yang sebelumnya dimiliki oleh PT Han Yang Primatama setelah seluruh proses pengambilalihan dan reklasifikasi saham ini berjalan efektif sepenuhnya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Otoritas Jasa KeuanganakuisisisahamOCBC NISPPT Great Eastern Life Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

GoTo Cetak Laba Rp607,5 Miliar pada Semester I 2026, Catatkan Untung Dua Kuartal BeruntunPresiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Hadiri Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di BatangBRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Catatkan Sejarah Baru Dividen TertinggiMusim Kemarau, Damkar Kota Serang Hampir Setiap Hari Terima Laporan Kebakaran LahanMaling Gasak Tas Pedagang Martabak Mini di Tangerang, HP Kado Ulang Tahun Anak Ikut RaibPilot Maskapai Asing Ditangkap Bawa 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soekarno-HattaKPK Tangkap 21 Orang dalam OTT di Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro Dibawa ke JakartaTemuan Jasad Wanita dengan Luka di Kepala Gegerkan Warga Kos di Grogol Petamburan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap