Keputusan sulit namun krusial diambil oleh Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) demi menyelamatkan masa depan akademis ratusan mahasiswa. Di tengah keterbatasan dana yang belum sepenuhnya terkumpul, yayasan ini memilih mengambil langkah berani dengan meluaskan jangkauan bantuan. YAPI secara resmi menambah kuota penerima beasiswa untuk tahun ajaran 2026/2027 menjadi 339 paket. Langkah ini diambil sebagai respons konkret demi mencegah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) mengalami putus kuliah akibat kendala finansial.
Ketua YAPI, Andi Irman, mengungkapkan bahwa rencana awal alokasi bantuan sebenarnya hanya menyasar 200 mahasiswa. Namun, ketika pendaftaran dibuka, jumlah peminat melonjak tajam hingga menyentuh angka 700 pendaftar. Mayoritas dari mereka berasal dari keluarga prasejahtera yang sangat membutuhkan sokongan dana agar dapat terus bertahan di bangku kuliah. Menghadapi situasi tersebut, pihak yayasan merasa tidak tega untuk menutup mata terhadap nasib para mahasiswa yang terancam harus mengambil cuti akademis atau bahkan mundur dari kampus jika tidak memperoleh bantuan.








