Krisis migrasi besar-besaran kembali melanda wilayah enklave Spanyol di Afrika Utara, Ceuta. Puluhan ribu migran dilaporkan melakukan penyeberangan dari wilayah Maroko demi mencapai wilayah Uni Eropa tersebut. Dalam upaya penyeberangan yang penuh risiko ini, sedikitnya 18 orang dilaporkan tewas. Gelombang kedatangan migran dalam jumlah masif ini memicu respons cepat dari otoritas keamanan Spanyol dan memicu ketegangan diplomatik di tingkat regional Eropa.








