apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Kontras Catat 387 Orang Ditangkap dan Satu Meninggal dalam Demo 27 Agustus

Andi TobanDiterbitkan 31 Agu 2026 - 20.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kontras Catat 387 Orang Ditangkap dan Satu Meninggal dalam Demo 27 Agustus
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Laporan dari Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menunjukkan bahwa setidaknya 387 orang mengalami penangkapan serta kekerasan oleh aparat dalam rangkaian aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026.

Di antara para korban tersebut, seorang warga lanjut usia bernama Bambang Setiyawan (59) dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, tercatat sebanyak 22 orang mengalami luka-luka akibat tindakan represif petugas di lapangan.

Berdasarkan rincian data, sebanyak 322 orang ditangkap saat demonstrasi berlangsung, sementara 65 orang lainnya diamankan sebelum aksi dimulai. Ditreskrimum Polda Metro Jaya mencatat bahwa dari 322 orang yang ditangkap saat aksi, 162 orang berusia antara 18 hingga 40 tahun, sedangkan 160 orang lainnya masih berstatus anak-anak dengan usia termuda 12 tahun.

Baca Juga

Padamkan Kebakaran di Gambir, 2 Petugas Damkar Dibawa ke Rumah Sakit

Padamkan Kebakaran di Gambir, 2 Petugas Damkar Dibawa ke Rumah Sakit

Terkait proses hukum, pihak kepolisian telah menetapkan 48 orang sebagai tersangka. Sebanyak 45 orang di antaranya dituduh melakukan perusakan fasilitas umum dan penganiayaan, sedangkan 3 orang lainnya dijerat pasal kepemilikan senjata tajam. Kontras juga menyoroti adanya 11 orang yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama lebih dari 24 jam. Setelah ditelusuri, mereka diketahui berada di Polda Metro Jaya; kini 6 orang telah dibebaskan dan 5 orang lainnya masih ditahan.

Tindakan represif aparat ini menuai sorotan dari berbagai pengamat. Peneliti CSIS, Nicky Fahrizal, menilai bahwa kultur kekerasan di kepolisian berakar dari kurikulum pendidikan yang cenderung militeristik. Di sisi lain, Sarah Nuraini Siregar dari BRIN mengkritik penggunaan istilah 'oknum' dan menegaskan bahwa perilaku setiap individu anggota tetap mencerminkan institusi kepolisian secara keseluruhan.

Baca Juga

Pemkot Jakpus Siapkan 4 Posko Tampung Korban Kebakaran di Gambir

Pemkot Jakpus Siapkan 4 Posko Tampung Korban Kebakaran di Gambir

Kelemahan dalam pengawasan dan akuntabilitas di tubuh Polri juga disoroti oleh Usman Hamid, yang merujuk pada kasus kekerasan oleh personel Brimob terhadap seorang pelajar di Tual, Maluku. Menurutnya, insiden tersebut merupakan cerminan dari masalah sistemik yang ada di dalam institusi tersebut.

Selain institusi kepolisian, sorotan juga tertuju pada kasus kekerasan yang melibatkan anggota militer. Mabes TNI memastikan bahwa proses hukum bagi empat prajurit yang menjadi terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, akan berjalan secara transparan. Keempat personel TNI tersebut terbukti melakukan penyiraman air keras dengan tujuan memberikan efek jera agar korban tidak menyampaikan pandangan negatif terkait institusi TNI. Akibat penyerangan tersebut, Andrie Yunus harus menjalani tujuh kali operasi besar.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaKekerasan Aparat

Berita Terbaru Lainnya

Padamkan Kebakaran di Gambir, 2 Petugas Damkar Dibawa ke Rumah SakitPemkot Jakpus Siapkan 4 Posko Tampung Korban Kebakaran di GambirMahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri Angkatan 16 Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTTBantuan Mulai Mengalir untuk Korban Kebakaran Muara Angke, Kebutuhan Bayi Jadi SorotanKemendagri Pastikan Bantuan Presiden untuk Gempa NTT Segera DigunakanKebakaran di Kebon Kelapa Gambir Berhasil Dilokalisir, 114 Rumah TerdampakKebakaran di Gambir Hanguskan 114 RumahStatus Transisi Darurat Erupsi Gunung Sinabung Berlaku hingga 5 Oktober 2026

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap