Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyiapkan empat posko pengungsian untuk menampung warga yang terdampak kebakaran di kawasan permukiman Gambir. Langkah darurat ini diambil menyusul musibah kebakaran yang menghanguskan ratusan tempat tinggal warga.
Camat Gambir, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa keempat posko tersebut didirikan di beberapa titik strategis untuk memudahkan evakuasi. Lokasinya tersebar di area belakang bangunan, lapangan, tanah kosong, hingga memanfaatkan rumah warga yang aman dari jangkauan api.
Buron 2 Tahun, Napi Narkoba Bayu Wicaksono Ditangkap di Myanmar

Kebakaran hebat ini berdampak langsung pada 880 jiwa dari 310 Kartu Keluarga (KK). Sebanyak 114 rumah dilaporkan terdampak akibat amukan si jago merah. Menanggapi situasi ini, pihak kecamatan juga tengah melakukan inventarisasi terhadap anak-anak usia sekolah yang menjadi korban kebakaran guna mengakomodasi kebutuhan pendidikan mereka yang terganggu.
Untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi, bantuan makanan siap saji dari Dinas Sosial sudah mulai didistribusikan ke lokasi. Penyaluran bantuan selanjutnya akan dilakukan secara bergantian oleh Bazis, Baznas, serta Palang Merah Indonesia (PMI) guna memastikan pasokan kebutuhan pokok warga tetap terjaga.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Gambir Jakarta Pusat

Peristiwa kebakaran ini awalnya dilaporkan oleh warga kepada petugas pemadam kebakaran pada pukul 13.40 WIB. Petugas segera memulai operasi pemadaman di lapangan pada pukul 13.46 WIB. Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Triyanto, menyatakan bahwa kobaran api akhirnya berhasil dilokalisasi dan dikendalikan dalam status kuning pada pukul 16.17 WIB.






