apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Kesehatan

Kemenkes, 3 Juta Orang Terpapar Asap Kebakaran Hutan dan Lahan

Parlin SinagaDiterbitkan 23 Agu 2026 - 23.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenkes, 3 Juta Orang Terpapar Asap Kebakaran Hutan dan Lahan
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Bagaimana dampak kabut asap dari kebakaran hutan terhadap kondisi tubuh kita, dan apa langkah nyata yang harus segera diambil untuk melindungi diri? Pertanyaan ini menjadi sangat mendesak setelah Kementerian Kesehatan merilis data terbaru mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Jumat (21/8/2026), tercatat sekitar 3 juta orang di 37 kabupaten/kota terpapar langsung oleh kabut asap. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasi sebaran dampak ini. "Sekitar 3 juta orang terpapar asap kebakaran hutan dan lahan," ujar Menkes.

Bahaya Partikel PM2,5 dalam Asap Karhutla

Asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan dan lahan mengandung partikel udara halus yang dikenal sebagai PM2,5. Partikel ini memiliki ukuran yang sangat kecil, yaitu kurang dari 2,5 mikrometer. Karena ukurannya yang mikro, PM2,5 dapat dengan mudah menembus sistem pertahanan tubuh dan masuk ke dalam saluran pernapasan.

Paparan partikel halus ini memicu berbagai gangguan kesehatan. Keluhan medis yang kerap muncul akibat paparan PM2,5 meliputi iritasi pada mata, tenggorokan gatal, hingga sesak napas. Selain itu, masuknya partikel ini ke saluran pernapasan secara langsung meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan dapat memperburuk kondisi penderita penyakit paru kronis.

Baca Juga

Menhan Klarifikasi Isu Larangan Hijab Kadet Perempuan Unhan

Menhan Klarifikasi Isu Larangan Hijab Kadet Perempuan Unhan

Kelompok Rentan yang Paling Berisiko

Kementerian Kesehatan menekankan bahwa dampak buruk dari kabut asap ini tidak merata pada setiap orang. Ada kelompok-kelompok tertentu yang jauh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan serius akibat paparan asap karhutla.

Kelompok rentan tersebut meliputi: - Anak-anak - Ibu hamil - Lanjut usia (lansia) - Warga yang memiliki riwayat penyakit asma - Warga dengan riwayat penyakit paru

Bagi kelompok rentan ini, paparan asap dalam konsentrasi rendah sekalipun dapat memicu kekambuhan atau memperparah kondisi fisik mereka.

Baca Juga

Kebakaran Gambut Kalbar, Swasta Diminta Bangun Sekat Kanal

Kebakaran Gambut Kalbar, Swasta Diminta Bangun Sekat Kanal

Langkah Pencegahan dan Kapan Harus ke Rumah Sakit

Guna menekan risiko kesehatan akibat paparan partikel PM2,5, Menteri Kesehatan mengimbau warga di wilayah terdampak untuk selalu memakai masker saat beraktivitas. Masyarakat juga didorong untuk secara rutin memantau indeks kualitas udara secara mandiri melalui berbagai aplikasi resmi yang disediakan pemerintah.

Langkah pemantauan kualitas udara ini penting agar warga dapat membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara sedang tidak sehat.

Bagi warga yang mulai merasakan gejala klinis yang mengganggu, Kementerian Kesehatan meminta agar segera mencari pertolongan medis. Jika Anda atau keluarga mengalami sesak napas, batuk yang menetap, nyeri dada, atau iritasi mata yang berat, segera kunjungi puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kebakaran hutankementerian kesehatanKabut Asap

Berita Terbaru Lainnya

Menhan Klarifikasi Isu Larangan Hijab Kadet Perempuan UnhanKebakaran Gambut Kalbar, Swasta Diminta Bangun Sekat KanalDaftar Karakter One Piece dengan Kekuatan yang Setara dengan Vinsmoke SanjiJadwal dan Link Live Streaming Elche vs Barcelona di La LigaRamalan Zodiak Aries dan Taurus Senin, 24 Agustus 2026Kemenhub Beri Izin Khusus 35 Pesawat Asing untuk Penanganan Karhutla di KalimantanTV & AC Lagi Banting Harga, Yuk Serbu Transmart Full Day Sale!Tangga Lipat Aluminium Turun Harga Jadi Rp1,19 Juta di Transmart Hari Ini

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap