apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Industri Manufaktur Indonesia Tetap Bergairah di Tengah Ketidakpastian Global

Domu TobingDiterbitkan 31 Jul 2026 - 19.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Industri Manufaktur Indonesia Tetap Bergairah di Tengah Ketidakpastian Global
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Sektor industri dalam negeri Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat dengan tetap bergerak aktif di tengah berbagai tantangan dan ketidakpastian global yang sedang berlangsung. Geliat positif ini tergambar secara jelas melalui pencapaian Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan Juli 2026 yang menyentuh angka 53,10. Angka indeks ini mengonfirmasi bahwa sektor manufaktur nasional masih berada dalam fase ekspansi, mengingat batas minimal untuk kategori ekspansif berada di atas level 50.

Perkembangan IKI pada bulan Juli 2026 ini menunjukkan tren peningkatan jika dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Tercatat, indeks kali ini mengalami kenaikan sebesar 0,20 poin dibandingkan dengan pencapaian pada bulan Juni 2026 yang berada di posisi 52,90. Selain itu, jika disandingkan dengan kondisi pada bulan Juli 2025 yang mencatatkan angka 52,89, pencapaian terbaru ini juga memperlihatkan performa yang lebih baik.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Baca Juga

Jawa Tengah Catat Realisasi Kredit Perumahan Tertinggi Nasional, Capai Rp4,96 Triliun

Jawa Tengah Catat Realisasi Kredit Perumahan Tertinggi Nasional, Capai Rp4,96 Triliun

Apabila dibedah lebih dalam berdasarkan variabel pembentuknya, IKI ditopang oleh tiga variabel utama. Dari ketiga komponen tersebut, dua variabel terpantau berada di zona ekspansi, sedangkan satu variabel lainnya masih mengalami kontraksi. Variabel pesanan baru mencatatkan peningkatan sebesar 0,45 poin sehingga posisinya kini berada di level 53,80. Sejalan dengan itu, variabel produksi juga terus tumbuh positif di zona ekspansi dengan perolehan angka sebesar 54,55. Namun demikian, variabel persediaan produk masih menunjukkan kelesuan dan berada di zona kontraksi dengan angka sebesar 49,18.

Kondisi ekspansif ini juga terlihat merata di hampir seluruh lini industri manufaktur tanah air. Dari total 23 subsektor industri manufaktur dalam negeri yang dipantau, hanya ada satu subsektor yang dilaporkan mengalami kontraksi pada periode ini, yaitu industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki. Sementara itu, 22 subsektor industri lainnya berhasil mencatatkan nilai di atas angka 50. Di antara deretan subsektor yang ekspansif tersebut, industri minuman serta industri kendaraan bermotor menjadi kontributor dengan capaian tertinggi. Ke-22 subsektor yang terus bertumbuh ini memegang peranan yang sangat vital bagi perekonomian nasional karena merepresentasikan 98,6 persen dari total pangsa Produk Domestik Bruto (PDB) sektor industri.

Baca Juga

IHSG Diproyeksi Melemah Jelang Akhir Pekan, Analis Rekomendasikan Saham-Saham Ini

IHSG Diproyeksi Melemah Jelang Akhir Pekan, Analis Rekomendasikan Saham-Saham Ini

Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri, menyampaikan data yang menunjukkan bahwa kondisi usaha secara umum mengalami perbaikan. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan kondisi usaha sebesar 1,1 poin menjadi 77,9 persen. Meskipun demikian, terdapat dinamika terkait pandangan para pelaku usaha terhadap prospek masa depan. Optimisme dunia usaha untuk menghadapi kondisi bisnis selama enam bulan ke depan terpantau mengalami sedikit penurunan sebesar 0,8 persen pada Juli 2026, sehingga posisinya menjadi 67,8 persen. Walaupun terjadi penurunan tipis tersebut, tingkat optimisme para pelaku industri ini dinilai masih cukup kuat karena angkanya tetap bertahan di atas 65 persen.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

industriEkonomi IndonesiamanufakturKemenperinIndeks Kepercayaan Industri

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Aksi Damai 10 Ribu Pesilat PSHT di Surabaya, Tuntut Penangkapan Debt CollectorAlasan Pemerintah Naikkan Tukin Pegawai Kemhan dan Prajurit TNI hingga 90 PersenJohn Stones Resmi Bergabung dengan Inter Milan Lewat Skema Bebas TransferJawa Tengah Catat Realisasi Kredit Perumahan Tertinggi Nasional, Capai Rp4,96 TriliunIsrael Hancurkan Jaringan Terowongan Hizbullah di Libanon Selatan dengan 700 Ton Bahan PeledakIHSG Diproyeksi Melemah Jelang Akhir Pekan, Analis Rekomendasikan Saham-Saham IniMain HP Saat Rapat Zoom, Pegawai Badan Gizi Nasional Diancam Mutasi ke PapuaKunjungan Kerja Presiden Prabowo di Semarang dan Batang, Resmikan Renovasi Stasiun Tawang hingga Akad Massal KPR

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap