Warga di kawasan Kampung Lembur Sawah, RT 05 RW 16, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, digegerkan oleh penemuan dua orang pria yang mengalami luka sangat parah. Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah kontrakan pada hari Kamis, 13 Agustus. Kedua pria yang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah tersebut kemudian diketahui memiliki inisial AN dan DK. Penemuan ini langsung memicu perhatian warga setempat yang terkejut dengan kondisi kedua korban di dalam rumah kontrakan tersebut.
Peristiwa mencekam ini pertama kali terungkap sekitar pukul 08.10 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga sekitar menemukan kedua pria tersebut di dalam salah satu kamar kontrakan setelah mendengar mereka berteriak meminta pertolongan. Ketika warga masuk untuk memeriksa, AN dan DK sudah dalam kondisi yang sangat mengenaskan dengan tubuh yang dipenuhi darah. Keduanya diketahui mengalami luka yang cukup parah di bagian leher yang disebabkan oleh senjata tajam. Luka robek di bagian leher tersebut mengakibatkan terjadinya pendarahan hebat pada kedua korban, sehingga mereka membutuhkan penanganan medis secepatnya.
Presiden Prabowo Janjikan Kredit Motor Listrik Nasional Tanpa DP dan Bunga Rendah

Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian segera bertindak. Kapolres Cimahi AKBP M. Faruk Rozi menjelaskan bahwa kedua pria tersebut, yakni AN dan DK, sempat dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) yang berlokasi di Bandung guna mendapatkan penanganan medis yang intensif dari tim dokter. Namun, akibat luka parah dan pendarahan hebat yang dialaminya, salah satu dari korban tersebut akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Sementara itu, untuk satu korban lainnya yang selamat, hingga saat ini masih harus menjalani perawatan medis secara intensif dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa yang menimpa mereka.
Dalam rangka mengungkap misteri di balik peristiwa berdarah ini, tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi langsung turun tangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh petugas kepolisian, ditemukan sejumlah bukti penting di lapangan. Polisi menemukan adanya bercak-bercak darah di dalam rumah kontrakan tempat kejadian berlangsung. Tidak hanya di dalam ruangan kamar kontrakan saja, petugas kepolisian juga menemukan adanya ceceran bercak darah di bagian depan rumah salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Peta Kepelatihan Super League 2026/2027, Ade Suhendra Jadi Satu-satunya Juru Taktik Lokal

Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Cimahi masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan belum dapat memastikan siapa yang sebenarnya bertindak sebagai pelaku maupun siapa yang menjadi korban dalam insiden berdarah ini. Kapolres Cimahi AKBP M. Faruk Rozi juga menyatakan bahwa polisi belum bisa mengonfirmasi apakah kedua pria tersebut terlibat dalam aksi duel satu lawan satu. Hal ini dikarenakan tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung kronologi kejadian tersebut saat peristiwa berlangsung. Meski demikian, berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian, petugas mendapati fakta bahwa hanya ada kedua pria tersebut (AN dan DK) yang berada di dalam ruangan kontrakan saat insiden itu terjadi. Polisi pun masih terus berupaya mendalami kronologi lengkap serta motif utama yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa berdarah di Kota Cimahi ini.






