Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menyoroti polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait penentuan desil kesejahteraan. Penentuan desil ini belakangan menuai banyak keluhan dari warga yang merasa klasifikasinya tidak sesuai dengan kondisi riil mereka.
Isu mengenai penentuan desil ini menjadi perbincangan hangat di ruang publik. Tercatat ada sekitar 6.310 pembicaraan di media sosial terkait isu tersebut, dengan hampir 44 persen di antaranya menunjukkan sentimen negatif. Menurut Aria Bima, angka sentimen negatif yang cukup tinggi ini bukan sekadar kebisingan biasa di media sosial, melainkan indikasi adanya persoalan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan Aria Bima kepada wartawan pada Rabu (26/8/2026).
Pentingnya Akurasi Desil Kesejahteraan
Secara definisi, desil merupakan indikator yang menunjukkan posisi relatif seseorang atau rumah tangga dalam distribusi kesejahteraan nasional. Pengelompokan ini sangat krusial karena sering kali menjadi acuan utama dalam menentukan sasaran program bantuan atau perlindungan sosial dari pemerintah. Oleh karena itu, kesalahan dalam penentuan desil dapat berdampak langsung pada ketepatan penyaluran bantuan tersebut.
Kebakaran Rumah di Muara Angke, Dua Warga Terluka

Polemik yang muncul menunjukkan bahwa sistem penentuan yang ada saat ini memerlukan evaluasi dan perbaikan agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang dinamis.
Mekanisme Sanggah dan Verifikasi Daerah
Untuk mengatasi polemik tersebut, Aria Bima mendorong pemerintah untuk segera menyediakan mekanisme sanggah yang sederhana dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Keberadaan mekanisme sanggah ini sangat penting agar warga yang merasa klasifikasi desil kesejahteraannya tidak tepat dapat mengajukan keberatan dan koreksi secara langsung tanpa prosedur yang rumit.
Kebakaran di Pluit Penjaringan Padam, 60 Rumah Hangus Terbakar

Selain penyediaan mekanisme sanggah, proses verifikasi data juga perlu diperkuat. Dalam hal ini, pemerintah daerah dinilai memiliki peran yang sangat penting. Pemerintah daerah dianggap memiliki kedekatan geografis dan sosial dengan warganya, sehingga proses verifikasi di tingkat lokal dapat membantu memastikan data yang digunakan lebih akurat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan. Melalui keterlibatan aktif pemerintah daerah dan adanya saluran sanggahan yang mudah, diharapkan polemik terkait penentuan desil kesejahteraan ini dapat segera teratasi.






