apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

Cerita Sopir Becak Motor di Malioboro Heran Masuk Kategori Desil 9

Andi TobanDiterbitkan 25 Agu 2026 - 16.24 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cerita Sopir Becak Motor di Malioboro Heran Masuk Kategori Desil 9
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Timbul (49), seorang warga Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terkejut saat mengetahui status kesejahteraannya dalam data pemerintah. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir becak motor (betor) di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, ini tercatat masuk dalam kategori desil 9 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Klasifikasi tersebut menempatkannya di kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi, yang dinilai sangat kontras dengan kondisi riil ekonominya.

Kronologi Terungkapnya Status Desil 9

Status desil 9 ini baru diketahui Timbul sekitar dua pekan lalu. Saat itu, putra bungsunya berhasil diterima di Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui jalur mandiri. Untuk meringankan biaya masuk kuliah sebesar Rp15 juta yang harus dilunasi pada Desember mendatang, sang anak berinisiatif mencari keringanan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan beasiswa.

Sebagai bagian dari syarat administrasi, anak Timbul mendatangi kantor desa untuk mengurus surat keterangan tidak mampu (SKTM). Namun, saat melakukan pengecekan di balai desa, lurah setempat menemukan bahwa data Timbul terdaftar dalam kategori desil 9. Akibatnya, status tersebut menjadi ganjalan dalam pengurusan surat keterangan miskin yang dibutuhkan.

Baca Juga

Dua Perempuan Bekasi Diadili di Surabaya Usai Tawarkan Layanan Seks Threesome

Dua Perempuan Bekasi Diadili di Surabaya Usai Tawarkan Layanan Seks Threesome

Kontras Kondisi Ekonomi Riil dan Riwayat Bansos

Klasifikasi desil 9 memicu keheranan mendalam bagi Timbul. Sebagai orang tua tunggal, penghasilannya dari menarik becak motor di Malioboro tidak menentu. Timbul mengaku sudah sangat bersyukur jika bisa membawa pulang keuntungan bersih sebesar Rp50.000 dalam sehari. Selain itu, rumah yang ia tempati saat ini merupakan warisan peninggalan mendiang orang tuanya yang nantinya harus dibagi bersama dengan enam saudaranya yang lain.

Sebelum data ini muncul, Timbul selama bertahun-tahun tercatat masuk dalam kategori desil 1, yang merupakan kelompok masyarakat miskin ekstrem atau 10 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Berkat status desil 1 tersebut, ia sebelumnya rutin menerima berbagai program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Baca Juga

Pesawat TNI AL Tergelincir di Bandara Hasanuddin, Penerbangan Tetap Berjalan Normal

Pesawat TNI AL Tergelincir di Bandara Hasanuddin, Penerbangan Tetap Berjalan Normal

Lebih Tinggi dari Status Kesejahteraan Lurah

Kejanggalan data DTSEN ini semakin terlihat ketika dibandingkan dengan status perangkat desa setempat. Dalam pengecekan data di balai desa, terungkap bahwa posisi desil Timbul justru lebih tinggi dibandingkan dengan lurah di desanya yang tercatat berada di kategori desil 8. Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab perubahan drastis pada data kesejahteraan Timbul yang melonjak dari desil 1 ke desil 9.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DTSEN

Berita Terbaru Lainnya

Danantara Dorong Perbaikan Jaringan KRL Jakarta ke Cikampek hingga MerakIndeks Kerukunan Umat Beragama RI Cetak Rekor, Konflik Agama Selesai 100%?Dua Perempuan Bekasi Diadili di Surabaya Usai Tawarkan Layanan Seks ThreesomePesawat TNI AL Tergelincir di Bandara Hasanuddin, Penerbangan Tetap Berjalan NormalKomisi XI DPR Sepakati Sarjito Jadi Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas StrategisOptimalisasi Gas Domestik Terkendala Infrastruktur dan Kepastian PasarDSI Resmi Beroperasi, Rosan Roeslani Jamin Hubungan Eksportir dan Pembeli Tidak TergangguGaleri 24 Buka Lelang Relokasi dan Renovasi Pabrik Senilai Rp 95,15 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap