Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tidak ada tambahan korban jiwa akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) hari ini. Dengan demikian, jumlah korban meninggal dunia tercatat tetap 111 orang.
Informasi tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Plt. Kapusdatin) BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers yang dipantau melalui kanal YouTube BNPB pada Jumat (28/8/2026).
BNPB Salurkan 1.911 Ton Logistik untuk Bantuan Korban Gempa NTT

Sejak gempa yang terjadi pada 15 Agustus, BNPB mencatat telah terjadi sebanyak 8.794 gempa susulan. Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil bermagnitudo 1. Dari total gempa susulan tersebut, sebanyak 152 guncangan dirasakan oleh warga NTT.
Sementara itu, jumlah pengungsi dilaporkan berkurang sebanyak 712 orang hari ini. Para pengungsi yang sudah kembali ke rumah masing-masing tersebut berada di wilayah Kabupaten Sikka. Dengan adanya penurunan ini, jumlah warga yang masih bertahan di pengungsian kini sebanyak 175.909 jiwa.
Cegah Kebakaran Musim Kemarau, Pemprov Jabar Perketat Pengamanan TPA Sarimukti

Berton mengimbau masyarakat NTT yang masih takut untuk kembali ke rumah agar bersedia masuk ke pengungsian terpusat. Pos pengungsian terpusat ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pelayanan untuk warga, mulai dari dapur umum, makanan, dapur bersih, hingga sarana mandi, cuci, kakus (MCK).






