Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akan menawarkan kesempatan kepada perusahaan pembangkit listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) untuk terlibat dalam pembangunan sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Saat ini, setidaknya ada tujuh proyek PLTS yang siap untuk masuk ke proses tender.
Bahlil menjelaskan bahwa langkah pertama yang dilaporkan kepada Presiden adalah mendorong keterlibatan IPP. Proyek PLTS ini akan diberikan kepada pihak swasta jika mereka menawarkan harga yang kompetitif. Namun, jika penawaran dinilai tidak kompetitif atau tidak ada IPP yang berminat, pemerintah akan mengambil alih proyek tersebut melalui Danantara.
Skema Pendanaan dan Target Akselerasi
Jika proyek akhirnya diambil alih oleh pemerintah melalui Danantara, pembiayaannya akan disesuaikan dengan petunjuk Presiden agar berjalan secara efisien, efektif, dan terjangkau.
OJK Jelaskan Aturan di Balik Pemblokiran Rekening Warga Pati di Bank Mandiri

Pengerjaan proyek PLTS dengan target kapasitas total 100 GWp ini akan dikebut secara masif dan dibagi dalam jangka waktu tiga tahun ke depan.
Realisasi Tahap Awal dan Daftar Proyek
Sebagai langkah awal, pemerintah telah meluncurkan sekaligus melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk 14 PLTS dengan total kapasitas 5,3 GWp. Proyek-proyek awal ini tersebar di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.
Prabowo Sebut Anggaran Penanganan Bencana dan Ratusan Helikopter Berasal dari Penyelamatan Uang Korupsi

Groundbreaking untuk kapasitas 5,3 GWp tersebut dilaksanakan pada hari acara, bersamaan dengan proyek berkapasitas 1.000 megawatt (MW) plus baterai di Bali.
Berikut adalah rincian tujuh proyek PLTS yang siap untuk ditenderkan: 1. PLTS Purwakarta (lahan Bank Tanah): kapasitas 69 Megawatt peak (MWp) 1. PLTS Terapung Jatiluhur: kapasitas 1.688 MWp 1. PLTS Terapung Cirata: kapasitas 1.250 MWp 1. PLTS Terapung Jatigede: kapasitas 636 MWp 1. PLRS Madura: kapasitas 605 MWp 1. PLTS Gilimanuk: kapasitas 300 MWp 1. PLTS Buleleng: kapasitas 118 MWp






