apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Business

Airlangga Targetkan Perjanjian Dagang RI-Uni Eropa Ditandatangani Oktober 2026

Andi TobanDiterbitkan 24 Agu 2026 - 17.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Airlangga Targetkan Perjanjian Dagang RI-Uni Eropa Ditandatangani Oktober 2026
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia terus berupaya mempercepat penyelesaian perundingan dagang bilateral. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan agar perjanjian perdagangan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dapat resmi ditandatangani pada Oktober 2026 mendatang. Sebagai langkah persiapan, Airlangga menyampaikan bahwa proses finalisasi dokumentasi perjanjian dalam bahasa Inggris saat ini tengah diselesaikan oleh kedua belah pihak.

Setelah proses penandatanganan tersebut berhasil dituntaskan, kesepakatan kemitraan ekonomi ini selanjutnya akan dibawa ke Parlemen Uni Eropa. Di sana, dokumen perjanjian akan melewati proses ratifikasi sebelum akhirnya dapat diberlakukan secara resmi untuk memperluas akses pasar kedua wilayah.

Langkah Ratifikasi dan Penggunaan Perpres

Proses ratifikasi di tingkat domestik juga mulai dipersiapkan secara matang. Menteri Perdagangan Budi Santoso telah melakukan konsultasi intensif dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait mekanisme ratifikasi yang akan diterapkan untuk IEU-CEPA.

Baca Juga

Airlangga Yakin Tuduhan Transshipment AS Tak Ganggu Kesepakatan Dagang

Airlangga Yakin Tuduhan Transshipment AS Tak Ganggu Kesepakatan Dagang

Setelah berkonsultasi dengan DPR, pemerintah Indonesia berencana menggunakan mekanisme Peraturan Presiden (Perpres) untuk meratifikasi perjanjian ini. Penggunaan instrumen Perpres dinilai sebagai opsi yang paling memungkinkan untuk mempercepat proses implementasi kesepakatan di lapangan, sehingga para pelaku usaha dalam negeri dapat segera memanfaatkan kerja sama ini tanpa hambatan birokrasi yang panjang.

Menghindari Jeda Fasilitas Perdagangan GSP

Airlangga Hartarto menekankan pentingnya percepatan ratifikasi IEU-CEPA ini demi menghindari adanya jeda atau kekosongan fasilitas perdagangan yang dapat merugikan ekspor Indonesia ke Uni Eropa. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) yang saat ini dinikmati oleh Indonesia dijadwalkan akan berakhir pada akhir 2026.

Dengan berakhirnya masa berlaku GSP pada akhir tahun tersebut, keberadaan IEU-CEPA menjadi pengganti yang sangat dinantikan. Tanpa adanya ratifikasi yang cepat sebelum akhir 2026, akan terjadi kekosongan fasilitas tarif preferensial yang berisiko menurunkan daya saing produk-produk Indonesia di pasar Eropa.

Baca Juga

Pengunjung Padati BNI wondrX 2026, Buru Diskon Belanja hingga Promo KPR

Pengunjung Padati BNI wondrX 2026, Buru Diskon Belanja hingga Promo KPR

Pemotongan Tarif dan Sektor Kerja Sama Utama

Ketika IEU-CEPA resmi diimplementasikan, pelaku usaha akan mendapatkan keuntungan besar dari sisi tarif. Sekitar 90 persen dari total pos tarif Indonesia akan langsung diturunkan menjadi nol persen segera setelah perjanjian tersebut mulai berlaku. Adapun untuk sisa pos tarif lainnya yang tidak langsung dibebaskan, pemerintah menyepakati adanya penurunan tarif secara bertahap.

Di samping penghapusan hambatan tarif, kemitraan strategis antara Indonesia dan Uni Eropa ini juga akan menitikberatkan kolaborasi pada sejumlah sektor prioritas. Beberapa sektor utama yang menjadi fokus perhatian dalam kerja sama ini meliputi pengembangan energi terbarukan, sektor digital, keamanan siber, pertanian, manufaktur, serta inovasi dan teknologi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Uni Eropaperdagangan internasionalAirlangga Hartarto

Berita Terbaru Lainnya

KPK Tetapkan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq sebagai Tersangka Kasus Korupsi Jalur MandiriZulhas Minta Kader PAN Potong Gaji Bantu Korban Gempa NTT dan KarhutlaAirlangga Yakin Tuduhan Transshipment AS Tak Ganggu Kesepakatan DagangBocoran Skema Pemangkasan Anak Usaha Telkom dari 68 Jadi 18Harta CEO Unitree Robotics Wang Xingxing Tembus Rp 282 Triliun berkat Robot HumanoidAlasan di Balik Mitos Tuyul Tidak Bisa Menembus BankGubernur Jawa Tengah Kunjungi IKN, Jajaki Peluang Kerja Sama dan InvestasiLRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan 26 Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap