apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Internasional

Tarung Nyawa di Laut, Ratusan Migran Nekat Terobos Perbatasan Ceuta

Usat NgajiDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tarung Nyawa di Laut, Ratusan Migran Nekat Terobos Perbatasan Ceuta
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

CEUTA - Gelombang migrasi yang terus meningkat di perbatasan Ceuta, sebuah wilayah enklave Spanyol di Afrika Utara, kembali memicu ketegangan baru. Pada hari Sabtu, 1 Agustus, ratusan migran dilaporkan melakukan upaya nekat untuk menerobos masuk ke wilayah tersebut dari Maroko. Mereka menempuh berbagai cara berbahaya, baik melalui jalur darat maupun dengan mengarungi lautan demi mencapai wilayah kekuasaan Spanyol yang menjadi pintu masuk menuju Uni Eropa.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Situasi di perbatasan ini dilaporkan kian intensif sejak akhir Juli. Lonjakan arus migrasi yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir memaksa otoritas keamanan Spanyol mengambil langkah tegas. Sebagai respons atas situasi darurat ini, pemerintah Spanyol mengerahkan personel militer dan kepolisian dalam jumlah besar untuk memperketat pengamanan di sepanjang garis perbatasan darat dan laut.

Salah satu titik paling rawan yang menjadi jalur penyeberangan adalah Pantai El Tarajal. Di lokasi ini, sejumlah migran nekat mempertaruhkan nyawa mereka dengan berenang melintasi perairan dingin menuju Ceuta. Tanpa peralatan keselamatan yang memadai, mereka hanya mengandalkan alat pelampung seadanya agar tetap terapung di laut. Upaya berbahaya ini sayangnya harus dibayar mahal. Perwakilan Pemerintah Spanyol di Ceuta mengungkapkan bahwa sedikitnya 57 jenazah migran telah ditemukan di sisi perbatasan Spanyol akibat upaya penyeberangan yang gagal tersebut.

Baca Juga

Bela Netanyahu, AS Siapkan Langkah untuk Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional

Bela Netanyahu, AS Siapkan Langkah untuk Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional

Di antara ratusan orang yang bertaruh nyawa tersebut, terdapat kisah-kisah individu yang menggambarkan keputusasaan mereka. Salah satunya adalah Filiss, seorang migran berusia 32 tahun asal Somalia. Ia terlihat mengarungi lautan lepas menuju Ceuta hanya dengan bermodalkan pelampung ban bekas. Sementara itu, seorang remaja asal Sudan bernama Moussa Khamiss yang baru berusia 17 tahun, memilih cara unik untuk melindungi identitasnya. Ia memasukkan seluruh dokumen pribadinya ke dalam sebuah botol plastik agar tetap kering selama ia berenang menyeberangi laut. Keduanya merupakan bagian dari rombongan besar migran asal berbagai negara Afrika, termasuk Somalia dan Sudan, yang menaruh harapan besar untuk bisa memasuki wilayah Uni Eropa.

Upaya penyelamatan dan penertiban terus dilakukan oleh aparat yang bertugas. Militer Spanyol yang berpatroli secara intensif menemukan berbagai metode yang digunakan para migran untuk menghindari deteksi. Dalam salah satu penyisiran, petugas menemukan seorang migran yang sengaja bersembunyi di dalam terowongan dekat Pantai El Tarajal untuk menghindari pemeriksaan ketat aparat keamanan. Selain itu, personel militer juga mengevakuasi seorang migran yang mengalami kelelahan ekstrem setelah berenang menyeberangi perbatasan dari Maroko. Migran tersebut langsung membutuhkan penanganan medis darurat akibat kondisi fisiknya yang melemah setelah berjuang di laut.

Baca Juga

Ketegangan di Kashmir, Aparat Pakistan Dituduh Tembak Mati 30 Demonstran

Ketegangan di Kashmir, Aparat Pakistan Dituduh Tembak Mati 30 Demonstran

Meskipun sebagian migran berhasil menginjakkan kaki di tanah Ceuta, langkah mereka untuk menetap tidaklah mudah. Otoritas setempat langsung melakukan tindakan pengembalian secara tegas. Sebagian migran yang terdeteksi masuk secara ilegal akhirnya dikawal ketat oleh petugas untuk dipulangkan kembali ke wilayah Maroko melalui pintu perbatasan Fnideq. Penjagaan ketat di wilayah perbatasan ini diperkirakan akan terus berlanjut guna mengantisipasi gelombang migran berikutnya yang masih mencoba peruntungan mereka demi menembus benteng pertahanan Eropa.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

SpanyolUni EropaCeutaMarokomigran

Berita Terbaru Lainnya

Hasil Semifinal VNL 2026 Voli Putra, Polandia dan Amerika Serikat Lolos ke Babak FinalMenag Sebut Penghimpunan Zakat Nasional 2025 Capai Rp44,6 TriliunIslamic Travel Connect 2026, Travel Umrah dan Haji Tawarkan Paket Menarik serta Edukasi Masa TungguSabet Bed Set Hemat Cuma di Transmart Full Day Sale, Diskon Jutaan Rupiah MenantiSambut Bulan Kemerdekaan, Transmart Gelar Full Day Sale dengan Diskon JumboNelayan Jembrana Hilang di Perairan Medewi, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone ThermalLaga Uji Coba Pramusim, Real Madrid Ditahan Imbang Fiorentina 2-2 di AustriaPolda Metro Jaya Imbau Masyarakat Saring Informasi Terkait Pemasangan Pagar Besi di Sejumlah Mal

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap