apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Perusahaan China Mulai Bangun Kawasan Terpadu Rp1,2 Triliun di IKN

Parlin SinagaDiterbitkan 23 Agu 2026 - 22.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perusahaan China Mulai Bangun Kawasan Terpadu Rp1,2 Triliun di IKN
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Mengapa para pelaku usaha global, khususnya dari China, mulai merealisasikan investasi bernilai triliunan rupiah di Ibu Kota Nusantara (IKN)? Apa yang membuat mereka begitu yakin terhadap prospek pembangunan pusat pemerintahan baru Indonesia ini?

Pertanyaan tersebut terjawab seiring masuknya PT Star Bright International Investment, sebuah perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China, ke dalam proyek pembangunan IKN. Perusahaan ini secara resmi telah memulai konstruksi proyek kawasan terpadu yang berlokasi di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Di balik keputusan investasi besar ini, terdapat pengakuan menarik dari pihak manajemen perusahaan mengenai kemiripan IKN dengan sejarah pertumbuhan ekonomi di negara asal mereka.

Perbandingan IKN dengan Pertumbuhan China Era 1980-an

Direktur Utama PT Star Bright International Investment, Lu Keming, mengungkapkan alasan optimistis di balik keputusan perusahaannya menanamkan modal di IKN. Ia membandingkan proses pembangunan IKN dengan transformasi luar biasa yang terjadi di negaranya beberapa dekade lalu.

Baca Juga

Antusias Tinggi, Pengunjung Padati BNI wondrX 2026

Antusias Tinggi, Pengunjung Padati BNI wondrX 2026

Lu Keming menyatakan bahwa dirinya menyaksikan langsung bagaimana perkembangan pesat China sejak era 1980-an dan 1990-an. Menurut pengakuannya, kondisi wilayah China pada masa-masa awal pembangunan tersebut memiliki kemiripan dengan kondisi Nusantara saat ini sebelum akhirnya menjelma menjadi kekuatan ekonomi dunia. Pengalaman historis inilah yang memberikan keyakinan kuat bagi pihak investor untuk menanamkan modalnya di IKN.

Nilai Investasi dan Target Penyelesaian Proyek

Kawasan terpadu yang dibangun oleh PT Star Bright International Investment di Sub WP 1B KIPP IKN ini memiliki nilai investasi yang sangat signifikan. Total nilai investasi untuk proyek tersebut diperkirakan mencapai antara Rp1,2 triliun hingga Rp1,25 triliun.

Salah satu bagian utama dari proyek kawasan terpadu ini adalah pembangunan gedung apartemen. Pihak investor menargetkan proses pembangunan apartemen ini dapat berjalan dengan cepat. Proyek hunian vertikal tersebut ditargetkan selesai dan siap digunakan dalam waktu sekitar 1 tahun lebih sejak masa konstruksi dimulai.

Baca Juga

Manajemen Bayan Resources Buka Suara Terkait Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

Manajemen Bayan Resources Buka Suara Terkait Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

Rencana Pembangunan Hotel dan Pariwisata

Komitmen investasi dari perusahaan asal China ini tidak berhenti pada pembangunan apartemen dan kawasan terpadu saja. Di bawah koordinasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) yang dipimpin oleh Basuki selaku Kepala OIKN, PT Star Bright International Investment juga telah mempersiapkan rencana ekspansi berikutnya.

Lu Keming menjelaskan bahwa perusahaannya memiliki agenda untuk membangun proyek-proyek penunjang lainnya di IKN. Rencana masa depan tersebut mencakup pembangunan hotel serta berbagai proyek pengembangan pariwisata guna mendukung ekosistem kota pintar yang sedang dibangun oleh pemerintah Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IKNinvestasiIbu Kota NusantaraPT Star Bright International Investment

Berita Terbaru Lainnya

Penyebab Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok Tengah Masih DiselidikiKabut Asap Imbas Karhutla, Bupati Berau Terapkan Belajar di Rumah 24-26 Agustus62 Sekolah di Pelalawan Riau Diliburkan Akibat Kabut Asap KarhutlaAntusias Tinggi, Pengunjung Padati BNI wondrX 2026Manajemen Bayan Resources Buka Suara Terkait Rumor Akuisisi oleh Haji IsamAntisipasi Dampak El Nino, Terusan Panama Batasi Perlintasan Kapal Mulai September 2026Kanada Terapkan Tarif Balasan Terhadap AS Mulai September 2026Kejar Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap