Kabar duka menyelimuti Indonesia dengan berpulangnya salah satu tokoh militer dan intelijen senior. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Mayor Jenderal (Purn.) Syamsir Siregar, meninggal dunia pada Selasa (25/8). Beliau mengembuskan napas terakhirnya pada usia 84 tahun.
Informasi mengenai wafatnya Syamsir Siregar dibagikan secara resmi melalui unggahan di akun Instagram PT Japfa Comfeed Indonesia. Di sisa hidupnya, mendiang aktif di dunia bisnis dan jabatan terakhir yang diketahui diemban olehnya adalah sebagai Komisaris Utama di Japfa.
Gempa Susulan di NTT Capai 7.492 Kejadian, Korban Tewas Tercatat 103 Orang

Perjalanan Karier Militer dan Intelijen
Syamsir Siregar lahir di Pematangsiantar, Sumatra Utara, pada tanggal 23 Oktober 1941. Perjalanan panjangnya di dunia militer dimulai setelah ia menyelesaikan pendidikannya dan lulus dari Akademi Militer pada angkatan tahun 1965.
Dalam rekam jejak karier militernya, Syamsir pernah menduduki beberapa posisi strategis di lingkungan TNI. Salah satunya, ia tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kodam III/Siliwangi. Keahliannya di bidang intelijen juga membuatnya dipercaya untuk memimpin sebagai Kepala Badan Intelijen ABRI pada periode tahun 1994 hingga 1996.
Bryan Seaver Ungkap Wasiat Terakhir Dolly Parton Sebelum Meninggal Dunia

Puncak pengabdiannya di bidang intelijen negara terjadi ketika ia dipercaya untuk memimpin Badan Intelijen Negara (BIN). Syamsir Siregar menjabat sebagai Kepala BIN pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.






