Kebakaran yang melanda tempat pembuangan akhir (TPA) liar di Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, kini telah memasuki hari keempat. Meskipun kepulan asap masih membubung, situasi di sekitar lokasi dilaporkan relatif terkendali tanpa adanya dampak kesehatan yang signifikan pada masyarakat sekitar.
Hingga saat ini, tidak ada proses evakuasi yang dilakukan terhadap warga yang tinggal di sekitar TPA liar Waringinkurung. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat untuk memantau dampak paparan asap. Hasil koordinasi tersebut menunjukkan bahwa tidak ada pasien yang datang berobat ke puskesmas akibat gangguan kesehatan yang dipicu oleh asap kebakaran sampah tersebut.
Polisi, Kebakaran Posko Ormas GRIB di Kedoya Jakbar Dipicu Korsleting Listrik

Di lokasi kejadian, petugas terus berupaya menjinakkan titik api dengan bantuan alat berat. Sebuah ekskavator telah diturunkan ke area kebakaran untuk mengurai tumpukan sampah. Penggunaan alat berat ini membantu mempercepat penanganan sekaligus mengurangi kepekatan asap dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Permukiman di Gambir Jakarta Pusat Kebakaran, 21 Mobil Damkar Dikerahkan

Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto menyampaikan pada Senin (31/8/2026) bahwa upaya pemadaman masih terus berjalan. Ia memperkirakan proses pemadaman total di TPA liar tersebut membutuhkan waktu satu hingga dua hari lagi sebelum benar-benar selesai.






