Pemerintah memperkirakan butuh Rp 456 miliar selamatkan proyek LRT City yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Langkah penyelamatan ini disiapkan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang selama ini merugikan lebih dari 2.000 konsumen hunian di kawasan tersebut.
Sebagai informasi, PT Adhi Commuter Properti Tbk merupakan anak usaha dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Guna menyelesaikan hambatan yang dihadapi proyek ini, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyatakan kesiapannya untuk turun langsung dan menyiapkan dukungan finansial yang diperlukan.
Suntikan Modal Melalui Adhi Karya
Alokasi dana senilai Rp 456 miliar tersebut nantinya akan disiapkan oleh Danantara dalam bentuk suntikan modal. Bantuan pendanaan ini akan diberikan baik kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk maupun langsung kepada anak usahanya selaku pengembang proyek.
Danantara Housing Expo Resmi Dibuka, Himbara Tawarkan KPR Bunga Mulai 2,75%

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menyelesaikan persoalan para konsumen yang telah membayar kewajiban mereka namun belum mendapatkan penyelesaian yang semestinya.
"Saya membutuhkan penyelesaian itu Rp 456 miliar, itu akan kita lakukan, jelas ya," ujar Dony.
Respons Terhadap Keluhan Konsumen
Sebagai bentuk tindak lanjut, Dony Oskaria telah menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada Selasa, 11 Agustus. Pertemuan tersebut secara khusus membahas perkembangan pembangunan proyek LRT City sekaligus mengevaluasi berbagai keluhan yang disampaikan oleh masyarakat.
Daftar Gerbang Tol Ditutup dan Rute Transjakarta Terdampak Demo di Jakarta

Dalam kesempatan tersebut, Danantara menekankan bahwa seluruh keluhan warga harus segera ditindaklanjuti. Dony juga meminta agar komunikasi dengan para penghuni diperkuat agar persoalan yang ada dapat segera diselesaikan dengan baik.
Selain itu, Danantara mendorong Adhi Karya untuk memastikan pengelolaan kawasan hunian berjalan secara bertanggung jawab. Penyelesaian pembangunan fisik serta penuntasan masalah yang dihadapi penghuni merupakan bagian dari langkah konkret yang diminta langsung oleh pemerintah.






