Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memberikan penjelasan terkait alasan di balik pembongkaran jembatan yang berada di Gang Perkutut, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Langkah pembongkaran tersebut diambil untuk membuka akses jalan serta memudahkan proses mobilisasi alat berat yang akan digunakan dalam pengerukan saluran di Kali Semongol atau Kali Kamal.
Pengerukan saluran air ini merupakan bagian dari program pengendalian banjir yang krusial bagi kawasan tersebut. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny, mengonfirmasi bahwa pembongkaran jembatan tersebut memang telah dilaksanakan sejak tahun 2024 demi kelancaran proyek penanganan banjir ini.
Kendala Teknis Akibat Pencurian Suku Cadang
Meskipun jembatan sudah dibongkar, pelaksanaan proyek pengerukan di wilayah Tegal Alur saat ini terpaksa mengalami penundaan. Kendala ini muncul setelah salah satu suku cadang penting dari alat berat yang disiapkan di lokasi dilaporkan hilang. Pihak berwenang menduga hilangnya komponen tersebut disebabkan oleh tindakan vandalisme atau pencurian oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Jasad Pria Hangus Terbakar Ditemukan di Tumpukan Limbah Kayu di Tambun Selatan

Saat ini, upaya perbaikan alat berat tersebut masih terhambat karena suku cadang pengganti yang dibutuhkan sedang dalam proses menunggu ketersediaan atau inden. Kendati demikian, Dinas SDA DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek ini. Naufal dari Pusdatin Dinas SDA DKI Jakarta menyatakan bahwa meskipun ada kendala teknis pada alat berat, pekerjaan pengerukan di Kali Semongol atau Kali Kamal akan tetap dilanjutkan hingga selesai.
Akses Penyeberangan Sementara bagi Warga
Untuk mengantisipasi terputusnya akses transportasi akibat pembongkaran jembatan, warga di lingkungan RT 05/RW 02, Jalan Warung Pojok, Gang Perkutut, Kelurahan Tegal Alur, berinisiatif membangun jembatan bambu secara mandiri dan swadaya sebagai jalur penyeberangan sementara.
Habitat Harimau Sumatera di Riau Terancam Kebakaran Hutan

Di sisi lain, Dinas SDA DKI Jakarta mengimbau warga agar mengutamakan keselamatan. Pihak dinas menyarankan agar masyarakat yang hendak melintas dapat memanfaatkan jembatan alternatif lain yang berada tidak jauh dari lokasi pembongkaran tersebut selama proses pengerukan dan perbaikan alat berat berlangsung.






