apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Kontraktor Tambang Harapkan Keringanan Pajak untuk Adopsi Alat Berat Listrik

Parlin SinagaDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kontraktor Tambang Harapkan Keringanan Pajak untuk Adopsi Alat Berat Listrik
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) kini tengah menyoroti pentingnya adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor hulu industri pertambangan. Para kontraktor dan pelaku usaha jasa tambang melihat adanya potensi besar dalam pemanfaatan kendaraan listrik operasional, seperti truk-truk EV berukuran besar, guna mendongkrak kinerja sekaligus efisiensi bisnis mereka. Langkah ini dinilai strategis untuk menjawab tantangan operasional yang semakin ketat di masa mendatang.

Meskipun potensi pemanfaatan alat berat listrik ini cukup menjanjikan, implementasinya di lapangan masih menghadapi tantangan pembiayaan yang tinggi. Oleh karena itu, para pelaku usaha sangat mengharapkan adanya uluran tangan dari pemerintah. Bentuk dukungan yang dinilai paling krusial saat ini adalah kebijakan yang memberikan keringanan pajak khusus untuk alat berat tambang, terutama yang berbasis teknologi listrik atau EV.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Pernyataan dan harapan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif ASPINDO, Bambang Tjahjono. Dalam sebuah dialog interaktif bersama Mercy Widjaja yang disiarkan dalam program Closing Bell di CNBC Indonesia pada hari Rabu, 29 Juli 2026, Bambang memaparkan kondisi terkini industri pertambangan nasional serta urgensi dari pemberian insentif fiskal tersebut bagi keberlanjutan bisnis jasa pertambangan.

Baca Juga

Sabet Bed Set Hemat Cuma di Transmart Full Day Sale, Diskon Jutaan Rupiah Menanti

Sabet Bed Set Hemat Cuma di Transmart Full Day Sale, Diskon Jutaan Rupiah Menanti

Selain masalah efisiensi alat berat, dialog tersebut juga menyoroti kondisi produksi batu bara di Indonesia yang saat ini telah mencapai puncaknya. Kondisi puncak produksi ini menjadi faktor utama yang membatasi dan menyulitkan upaya para kontraktor untuk meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan. Dengan ruang gerak yang terbatas untuk menaikkan volume produksi, peningkatan efisiensi biaya operasional melalui penggunaan teknologi EV menjadi opsi yang sangat rasional.

Menurut penjelasan dalam diskusi tersebut, Indonesia sebenarnya masih memiliki ruang untuk meningkatkan kapasitas produksi batu bara hingga kisaran 20 persen. Namun, peningkatan kapasitas di atas angka tersebut sudah tidak memungkinkan lagi untuk dicapai secara instan. Satu-satunya cara untuk meningkatkan produksi melampaui batas 20 persen tersebut adalah dengan melakukan pembukaan wilayah tambang yang benar-benar baru.

Baca Juga

Sambut Bulan Kemerdekaan, Transmart Gelar Full Day Sale dengan Diskon Jumbo

Sambut Bulan Kemerdekaan, Transmart Gelar Full Day Sale dengan Diskon Jumbo

Terkait proyeksi volume produksi, target yang realistis sangat bergantung pada kebijakan regulasi pemerintah. Jika Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tahun 2026 mendatang direvisi, volume produksi batu bara nasional diperkirakan masih dapat didorong hingga mencapai angka 700 juta ton. Namun, para pelaku industri memproyeksikan bahwa melampaui target 700 juta ton tersebut akan menjadi hal yang sangat sulit direalisasikan di tengah kendala kapasitas produksi saat ini.

Dengan berbagai keterbatasan dalam peningkatan volume produksi tersebut, optimalisasi teknologi melalui penggunaan kendaraan listrik tambang menjadi kunci penting bagi keberlangsungan industri. Melalui insentif berupa keringanan pajak alat berat dari pemerintah, diharapkan proses transisi menuju penggunaan alat berat EV yang lebih efisien dapat segera terwujud demi menjaga daya saing industri jasa pertambangan nasional.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pertambanganBatu BaraASPINDOalat berat EVpajak alat berat

Berita Terbaru Lainnya

Hasil Semifinal VNL 2026 Voli Putra, Polandia dan Amerika Serikat Lolos ke Babak FinalMenag Sebut Penghimpunan Zakat Nasional 2025 Capai Rp44,6 TriliunIslamic Travel Connect 2026, Travel Umrah dan Haji Tawarkan Paket Menarik serta Edukasi Masa TungguSabet Bed Set Hemat Cuma di Transmart Full Day Sale, Diskon Jutaan Rupiah MenantiSambut Bulan Kemerdekaan, Transmart Gelar Full Day Sale dengan Diskon JumboNelayan Jembrana Hilang di Perairan Medewi, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone ThermalLaga Uji Coba Pramusim, Real Madrid Ditahan Imbang Fiorentina 2-2 di AustriaPolda Metro Jaya Imbau Masyarakat Saring Informasi Terkait Pemasangan Pagar Besi di Sejumlah Mal

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap