Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) kini tengah menyoroti pentingnya adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor hulu industri pertambangan. Para kontraktor dan pelaku usaha jasa tambang melihat adanya potensi besar dalam pemanfaatan kendaraan listrik operasional, seperti truk-truk EV berukuran besar, guna mendongkrak kinerja sekaligus efisiensi bisnis mereka. Langkah ini dinilai strategis untuk menjawab tantangan operasional yang semakin ketat di masa mendatang.
Meskipun potensi pemanfaatan alat berat listrik ini cukup menjanjikan, implementasinya di lapangan masih menghadapi tantangan pembiayaan yang tinggi. Oleh karena itu, para pelaku usaha sangat mengharapkan adanya uluran tangan dari pemerintah. Bentuk dukungan yang dinilai paling krusial saat ini adalah kebijakan yang memberikan keringanan pajak khusus untuk alat berat tambang, terutama yang berbasis teknologi listrik atau EV.








