apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Kesehatan

Dampak Jerawat terhadap Kesehatan Mental dan Pentingnya Penanganan Dini

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dampak Jerawat terhadap Kesehatan Mental dan Pentingnya Penanganan Dini
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Masalah jerawat sering kali hanya dipandang sebelah mata sebagai persoalan estetika kulit atau penampilan luar semata. Padahal, di balik gangguan fisik yang tampak pada permukaan kulit tersebut, terdapat dampak psikologis yang cukup mendalam dan serius bagi para penderitanya. Berdasarkan data dan berbagai penelitian yang dikonfirmasi oleh American Academy of Dermatology (AAD), terdapat kaitan yang sangat erat antara kondisi jerawat dengan peningkatan risiko gangguan psikologis pada seseorang. Menariknya, dampak psikologis ini tidak hanya dialami oleh mereka yang memiliki kondisi jerawat yang parah. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa penderita jerawat dengan kondisi ringan pun dapat mengalami tekanan psikologis yang serupa dengan mereka yang mengalami kondisi jerawat parah.

Tekanan psikologis yang muncul akibat jerawat ini dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari secara signifikan. Banyak individu yang berjuang dengan masalah jerawat merasa dirinya tidak menarik secara fisik. Perasaan tidak percaya diri ini kemudian membuat mereka merasa enggan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, berolahraga, hingga merasa ragu atau enggan saat ingin melamar pekerjaan. Tekanan emosional ini juga sering kali diperparah oleh adanya risiko perundungan atau bullying yang kerap menimpa para penderita jerawat di lingkungan sekitar mereka. Akibat dari tekanan sosial dan perundungan tersebut, tidak sedikit penderita jerawat yang akhirnya memilih untuk menarik diri dari lingkungan sekolah maupun lingkungan organisasi.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Menanggapi adanya akumulasi tekanan emosional dan sosial yang dihadapi oleh penderita jerawat, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Rahmat Hidayat, memberikan penjelasannya terkait kesehatan mental. Rahmat Hidayat menjelaskan bahwa krisis yang tidak berhasil dihadapi oleh seseorang dan terus dibiarkan menumpuk dari waktu ke waktu dapat berkembang menjadi masalah psikososial yang lebih serius serta gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, tekanan psikologis yang bersumber dari masalah kesehatan kulit seperti jerawat ini tidak boleh diabaikan atau dianggap sebagai hal yang sepele, karena akumulasi krisis tersebut berpotensi mengganggu kesejahteraan jiwa penderitanya dalam jangka panjang.

Baca Juga

Nelayan Jembrana Hilang di Perairan Medewi, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone Thermal

Nelayan Jembrana Hilang di Perairan Medewi, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone Thermal

Sebagai langkah antisipasi dan solusi yang efektif, penanganan medis yang tepat dan sedini mungkin sangatlah krusial untuk dilakukan. Perawatan medis yang disesuaikan dengan jenis kulit masing-masing pasien terbukti tidak hanya menyembuhkan fisik kulit saja, tetapi juga membantu memulihkan kondisi psikologis mereka. Penanganan medis yang tepat ini dapat dilakukan melalui berbagai metode, baik melalui penggunaan obat oles, obat minum, maupun tindakan klinis yang dilakukan oleh tenaga medis profesional. Dengan penanganan yang tepat, beban psikologis yang dirasakan oleh penderita jerawat dapat dikurangi secara signifikan seiring dengan membaiknya kondisi kulit mereka.

Selain masalah jerawat, perhatian global terhadap isu kesehatan mental juga terus berkembang pesat yang dibuktikan melalui berbagai riset dan inovasi terbaru di bidang ini. Salah satu inovasi penting datang dari dalam negeri, di mana Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah mengembangkan sebuah aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang dinamakan PostMood. Aplikasi PostMood ini dirancang khusus untuk deteksi dini depresi pascasalin, mengingat data menunjukkan bahwa satu dari lima ibu yang baru melahirkan memiliki risiko mengalami depresi pascamelahirkan. Di samping itu, penelitian jangka panjang selama 12 tahun yang dilakukan oleh CHeBA Australia juga menunjukkan hasil yang positif bagi kesehatan mental lansia. Studi tersebut membuktikan bahwa tinggal di lingkungan yang rindang dan dipenuhi banyak pohon dapat membantu melindungi para lansia dari risiko depresi.

Baca Juga

Laga Uji Coba Pramusim, Real Madrid Ditahan Imbang Fiorentina 2-2 di Austria

Laga Uji Coba Pramusim, Real Madrid Ditahan Imbang Fiorentina 2-2 di Austria

Di sisi lain, terdapat pula berbagai penelitian ilmiah yang memberikan pemahaman baru mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan fisik dan mental manusia. Sebagai contoh, sebuah studi dari University of Basel mengungkapkan temuan menarik bahwa memelihara hewan kesayangan ternyata tidak secara otomatis membuat tubuh seseorang menjadi lebih sehat. Sementara itu, dalam jurnal European Neuropsychopharmacology yang diterbitkan pada tahun 2025, terdapat studi yang menganalisis data dari 126.573 pasien depresi di Hong Kong yang mencakup periode dari tahun 2002 hingga 2021. Lebih lanjut, penelitian terbaru lainnya juga berhasil mengungkap adanya hubungan yang erat antara waktu makan yang tidak teratur dengan kondisi kesehatan mental seseorang. Secara khusus, ketidakteraturan waktu makan ini berkaitan erat dengan peningkatan risiko depresi, terutama pada kelompok pria dan individu yang merokok. Seluruh temuan ilmiah ini menegaskan betapa kompleksnya faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental dan pentingnya menjaga keseimbangan hidup.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kesehatan mentalJerawatPsikologiPenelitian Medis

Berita Terbaru Lainnya

Hasil Semifinal VNL 2026 Voli Putra, Polandia dan Amerika Serikat Lolos ke Babak FinalMenag Sebut Penghimpunan Zakat Nasional 2025 Capai Rp44,6 TriliunIslamic Travel Connect 2026, Travel Umrah dan Haji Tawarkan Paket Menarik serta Edukasi Masa TungguSabet Bed Set Hemat Cuma di Transmart Full Day Sale, Diskon Jutaan Rupiah MenantiSambut Bulan Kemerdekaan, Transmart Gelar Full Day Sale dengan Diskon JumboNelayan Jembrana Hilang di Perairan Medewi, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone ThermalLaga Uji Coba Pramusim, Real Madrid Ditahan Imbang Fiorentina 2-2 di AustriaPolda Metro Jaya Imbau Masyarakat Saring Informasi Terkait Pemasangan Pagar Besi di Sejumlah Mal

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap